You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (042)

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (042)

Pada artikel ini, kami mencoba menyebutkan contoh dari karomah yang Allah Swt anugerahkan kepada Sayyidi Syaikh Abul ‘Abbas Ahmad At-Tijany Ra.- Aku pun ridho kepada beliau dan semoga kita pun mendapat keridhoan beliau.-

Pemimpin pada masa itu pernah memenjarakan sekelompok orang dari suatu kabilah lantaran permasalahan yang timbul diantara mereka, sang pemimpin enggan melepaskan mereka. Ketika nama Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra semakin banyak dikenal orang.

ternyata sang pemimpin juga memiliki rasa cinta kepada Syaikh Ahmad At-Tijany Ra; sekelompok orang dari kaum tersebut datang dan mengelilingi rumah Sayyidi Syaikh Ra, di sana mereka melukai diri; mengiris otot-otot mereka dengan tujuan agar keburukan yang menerpa mereka segera terangkat, tindakan tersebut sama seperti tindakan beberapa kabilah yang terzhalimi disaat permusuhan semakin memanas dan sebagian daerah telah dikuasai musuh.

Ketika Sayyidi Syaikh Ra keluar dari rumah beliau untuk menemui mereka, Sayyidi Syaikh Ra melihat mereka melukai diri, beliau pun merasa kasihan terhadap mereka seraya berkata kepada kelompok tersebut, “Apa yang membuat kalian sampai melukai diri?, itu bentuk pelukaan hewan.”

Mereka pun meminta maaf kepada Sayyidi Syaikh Ra dan berkata, “Kami berada di sekitar rumahmu (meskipun kami melukai diri) tak lain karena menghormati pangkat Sayyidi Syaikh Ra, kami takut baginda menolak kami dan malah laporkan kami kepada sang pemimpin. Sungguh saat ini sekelompok orang dari kabilah kami dipenjara meski mereka tidak melakukan perbuatan yang pantas mendapat hukuman tersebut, maka kami memohon kepada Allah Swt dan juga Sayyidi Syaikh Ra agar baginda memberikan bantuan kepada kami berkaitan dengan sekelompok orang dari kabilah kami tersebut, agar Allah Swt memberikan solusi terbaik lantaran keberkahan tangan baginda,” mereka berkata demikian seraya menggelayut di tangan Sayyidi Syaikh Ra.

Sayyidi Syaikh Ra berkata dengan meminta maaf pada mereka lantaran memandang bahwa Allah Swt yang harus didahulukan dalam permasalahan yang menimpa, dimana beliau juga tidak suka sikap mereka yang bergantung pada manusia, “Sementara diriku; jika kalian ingin meminta do’a kebaikan, maka akan aku do’akan, namun jika kalian ingin agar aku menjadi penengah antara kalian dengan sang pemimpin atau juga dengan yang lainnya, maka aku tidak punya andil dalam hal itu.”

Lalu salah seorang yang pandai diantara mereka berkata, “Wahai penghulu kami, yang kami maksudkan dari baginda adalah do’a kebaikan.” Lalu Sayyidi Syaikh Ra berkata, “Allah Swt akan mengabulkan semua hajat kalian dalam waktu dekat.” Sayyidi Syaikh Ra memberi petunjuk agar mereka pergi ke penjara dan memperbincang-kan permintaan mereka itu, sungguh Allah akan memberikan solusinya.

Kelompok itu lalu pergi ke penjara dan memperbin-cangkan permintaan mereka. Sesampainya disana, mereka mengadakan perbincangan masalah tawanan tersebut, -mereka tidak mengalami kesulitan dalam hal itu dengan barokah do’a Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra. Kelompok ini tidak beranjak dari penjara kecuali mereka pergi bersama kawanan mereka yang dipenjara. Sepulang dari penjara, mereka pergi menuju rumah Sayyidi Syaikh Ra dengan kondisi senang dan gembira berkat do’anya orang shaleh, mereka pun akhirnya mengambil talqin thariqah Sayyidi Syaikh Ra dan kembali ke kabilah mereka dengan kondisi baik.

Sumber : BUKU 100 KAROMAH TIJANY (AR-RAHIQ AL-MAKHTUM FI THARIQAH AL QUTHBIL MAKTUM) SYAIKH SHALAHUDDIN AT-TIJANY