
Elsubha.com – Mutiara yang Melahirkan Kemampuan Melihat Allah SWT di Dunia Ini; Kitab ‘Anqa’ Mughrib fi Khatam al-Auliya wa Syams-ul Maghrib wa Nuktah Sirr Al-Syifa’ fi al-Qarn al-Lahiq bi Qarn al-Mushthafa
Allah SWT menampakkan diri-Nya kepada hewan yang berpikir (manusia) seperti fatamorgana yang terlihat oleh mereka yang kehausan. Namun di seluruh alam semesta ini tidak ada satu pun yang bisa dijadikan perumpamaan bagi penampakan Allah SWT di dalam hati hamba-hamba-Nya, yang turun dari langit sifat-sifat-Nya, kecuali berikut ini. Bukankah yang disebut penampakan adalah turunnya sesuatu dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah? Dan menjadikan tempat yang lembut (hati penj.), bukannya gunung, sebagai tempat bagi “fatamorgana” yang begitu indah ini (tajalinya Allah penj.). Inilah hikmah yang begitu agung; tetesan air yang begitu segar dan manis.
Kemudian Allah SWT segera menutupi hakikat rahasia ini, karena hampir menyerupai perbuatan orang-orang kafir. Namun Allah SWT menegaskan keagungan-Nya di akhir peristiwa besar ini kepada orang-orang yang paham akan isyarat rahasia. Allah SWT berfirman dan berbicara kepada hamba-Nya ketika menurunkan janji-Nya:
“Tatkala dia datang, dia tidak menemukan apapun. Dia hanya menemukan Allah di sisinya.”
Allah SWT menutupinya pertama-pertama dengan perbuatan orang-orang kafir, dan untuk menyempurnakan penghitungan amal setelah itu. Karena: “Tidak ada yang menyerupainya satu pun. Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”
Sifat-sifat Allah memang tidak dapat diketahui.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
لَا تُدْرِكُهُ الْاَ بْصَا رُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْاَ بْصَا رَ ۚ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ
laa tudrikuhul-abshooru wa huwa yudrikul-abshoor, wa huwal-lathiiful-khobiir
“Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 103)
Singkaplah tirai ini, robeklah tabir ini, maka keajiaban maha ajaib akan diperlihatkan. Kita bersyukur atas adanya kulit luar ini, yang melindungi isinya.
