You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Arsip Kategori 4.1.7. NAHJ AL HIDAYAH FI KHATM AL WILAYAH

Penutup dalam Kitab Nahj al Hidayah fi Khatm al Wilayah

Elsubha.com – Penutup dalam Kitab Nahj al Hidayah fi Khatm al Wilayah Wahai orang yang menelaah apa yang telah kami nukil dan ungkapkan; bisa jadi engkau adalah orang yang yakin terhadap Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra (sosok yang menisbatkan dirinya kepada hadrah Allah), dengan demikian berarti engkau telah meyakinkan diri dengan keimanan pada perkara ghaib, dan meyakini pandangan orang lain bahwa para ahlullah terbebas dari…

Baca selengkapnya

Penyebab Seseorang Mendapatkan Maqam Khatmiyyah

Elsubha.com – Penyebab Seseorang Mendapatkan Maqam Khatmiyyah Terkait dengan pertanyaan ke-15 yang mengatakan, “Apa penyebab seseorang menjadi wali khatam dan apa maknanya?.” Syaikh Muhyiddin Ibnu ‘Araby mengatakan sebagai berikut: Penyebab orang tersebut mendapat pangkat wali khatam terletak pada kesempurnaan maqam jiwa yang dimiliki, dimana maknanya adalah larangan dan batasan. Maksudnya adalah, bahwa semua yang ada di dunia ini ada permulaan dan ada juga akhirnya. Allah…

Baca selengkapnya

Sifat Yang Dimiliki Wali Khatam

Elsubha.com – Sifat Yang Dimiliki Wali Khatam Terkait dengan permasalahan ke-14; Sifat apa yang seyogyanya dimiliki oleh seorang wali khatam? Syaikh Muhyiddin Ibnu ‘Araby menjawab dengan redaksi: Yaitu sifat amanah; ditangan beliaulah ragam pembuka jiwa; dalam kondisi diam maupun bergerak. Ini merupakan sifat nabi Isa As. Sosoknya dihidupkan dengan tiupan-Nya Allah Swt, beliau tergolong utusan Allah yang zuhud, sosoknya suka berjalan melihat kondisi masyarakat, pandai…

Baca selengkapnya

Keberhakan Maqam Khatmiyyah

Elsubha.com – Keberhakan Maqam Khatmiyyah Terkait dengan pendapat al Hakim at-Tirmidzi dalam permasalahan yang ke-13; Andai engkau katakan: Lantas siapa yang berhak menjadi wali khatam sebagaimana Nabi Muhammad Saw berhak menjadi penutup kenabian? Syaikh Muhyiddin Ibnu ‘Araby mengakhiri pernyataan beliau dengan redaksi pertanyaan ini, maka kami jawab sebagai berikut: Wali khatam itu ada dua: Pertama, wali dimana dengannya Allah Swt tutup sisi kewalian secara mutlak;…

Baca selengkapnya

Penegasan Maqam Khatmiyyah dan Katmiyyah Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra

Elsubha.com – Penegasan Maqam Khatmiyyah dan Katmiyyah Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra Ketahuilah, jika toh kami (penulis) ikuti terus pembahasan mengenai khatmiyyah dan katmiyyah, maka pembahasannya akan menjadi panjang dan menjemukan, cukup kiranya apa yang telah kami suguhkan dari ragam nukilan, hingga yang tersisa adalah tidak ada seorang walipun yang mengatakan bahwa dirinya memiliki dua magam tersebut, terkecuali seseorang yang memiliki sikap fanatik yang bathil,…

Baca selengkapnya

Catatan Kelima: Tentang pernyataan al khatam dan al katam, meski memiliki pemahaman berbeda tetapi keduanya bersatu pada makna, bahwa yang disifati dengan maqam khatmiyyah, ia pula disifati dengan maqam katmiyyah

Elsubha.com – Catatan Kelima: Tentang pernyataan al khatam dan al katam, meski memiliki pemahaman berbeda tetapi keduanya bersatu pada makna, bahwa yang disifati dengan maqam khatmiyyah, ia pula disifati dengan maqam katmiyyah Perlu diketahui, bahwa hakekat dari maqam katmiyyah, adalah untuk menyifati maqam yang hanya bisa digapai oleh seorang wali Allah, dialah sang wali khatam akbar yang Allah khususkan dengan penampakan kewalian yang sempurna dalam…

Baca selengkapnya

Catatan Keempat: Pernyataan Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra, “Terkadang yang ulama maksud dengan maqam khatmiyyah adalah maqam dimana Allah Swt tutup kewalian sisi al Muhammady.”

Elsubha.com – Catatan Keempat: Pernyataan Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra, “Terkadang yang ulama maksud dengan maqam khatmiyyah adalah maqam dimana Allah Swt tutup kewalian sisi al Muhammady.” Perlu diketahui, ragam maqamât dalam istilahnya orang yang Arifbillah berbeda-beda, hal ini lantaran perbedaan ungkapan yang membutuhkan banyaknya penelaahan karya para wali Allah, hal ini juga berkaitan dengan apa yang mereka mutlakkan dalam istilah-istilah tersebut. Beragam keterkaitan istilah…

Baca selengkapnya

Catatan Ketiga: Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra mengatakan, “Di akhirat nanti, maqam kami di sisi Allah tidak ada satupun wali yang mampu sampai kepada maqam kami, bahkan mendekatinya sejak zaman sahabat hingga ditiupkannya sangkakala…”

Elsubha.com – Catatan Ketiga: Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra mengatakan, “Di akhirat nanti, maqam kami di sisi Allah tidak ada satupun wali yang mampu sampai kepada maqam kami, bahkan mendekatinya sejak zaman sahabat hingga ditiupkannya sangkakala…” Ketahuilah, bahwa pernyataan Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra yang seperti pernyataan ini dan yang serupa dengannya merupakan bagian dari gambaran tahadduts bin ni’mah (ungkapan syukur), pernyataan seperti ini bisa…

Baca selengkapnya

Catatan Kedua:  Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra mengatakan, “Tidak ada satupun para wali yang dapat memasukkan segenap sahabatnya ke dalam surga tanpa dihisab dan tanpa diberi hukuman kecuali hanya aku sendiri (yang dapat melakukan nya), sekalipun mereka (para sahabatku) berdosa dan banyak melakukan kemaksiatan.”

Elsubha.com – Catatan Kedua:  Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra mengatakan, “Tidak ada satupun para wali yang dapat memasukkan segenap sahabatnya ke dalam surga tanpa dihisab dan tanpa diberi hukuman kecuali hanya aku sendiri (yang dapat melakukan nya), sekalipun mereka (para sahabatku) berdosa dan banyak melakukan kemaksiatan.” Perlu diketahui oleh murid Tijany yang senantiasa mengharapkan keutamaan Allah Swt, bahwa tema dari pernyataan Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany…

Baca selengkapnya

Catatan Pertama: Terkait para wali sebelumnya telah sampai pada maqam wali khatam, namun wali setelahnya tidak ada lagi yang sampai pada maqam tersebut, sebab beliaulah wali khatam al akbar

Elsubha.com – Catatan Pertama: Terkait para wali sebelumnya telah sampai pada maqam wali khatam, namun wali setelahnya tidak ada lagi yang sampai pada maqam tersebut, sebab beliaulah wali khatam al akbar Ketahuilah, memang ada sebagian wali Allah yang menisbatkan maqam yang telah digapai oleh Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra kepada orang lain setelah kepulangari beliau ke Rahmatullah atau ada juga wali yang menisbatkan maqam tersebut…

Baca selengkapnya