You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (099)

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (099)

Pada artikel ini, kami mencoba menyebutkan contoh dari karomah yang Allah Swt anugerahkan kepada Sayyidi Syaikh Abul ‘Abbas Ahmad At-Tijany Ra.- Aku pun ridho kepada beliau dan semoga kita pun mendapat keridhoan beliau.-

As-Sayyidi Ahmad Ma’mar Al Aghwathi menceritakan tentang Sayyidi Al Hajj ‘Ali At-Tamâsini, bahwa ia pernah bermimpi (sebelum terjadinya sesuatu diantara anak-anak Sayyidi Syaikh Ra dan Turki), “Seolah-olah Sayyidi Syaikh Ra punya tiga kemah, tanah-tanah di sekelilingnya tinggi, ia melihat Sayyidi Syaikh berkata, ‘Ambil saja satu kemah yang posisinya di bagian barat Al Aghwath dan satu di bagian timurnya, serta tinggalkan yang lainnya sampai tanah itu hilang’.”

Sayyidi Al Hajj Ali At-Tamâsini berkata, “Akupun bangun dari tidurku, aku tidak ceritakan mimpiku ini pada siapapun.”

Pada pagi hari setelah mimpi itu, ada surat dari pemimpin Turki yang ditujukan kepada anak-anak Sayyidi Syaikh, yang isinya meminta mereka agar mereka datang sehingga ia bisa meminta keberkahan kepada mereka, namun sebenarnya tujuan surat itu adalah selain hal tersebut.

Para sahabat Sayyidi Syaikh yang ada ketika itu berkumpul, mereka menunjuk Sayyidi At-Tamâsini Ra untuk bicara, mereka pun memulai perbincangan tentang kejadian yang terjadi dan solusi yang bisa diambil, serta apakah anak-anak Sayyidi Syaikh Ra tidak perlu pergi kepada mereka atau seperti apa?, dengan mempertimbangkan akibat yang akan terjadi, lalu As-Sayyid Ahmad Al Ahdhar berkata kepada kelompok orang yang hadir, “Sungguh para anak keturunan Syaikh Ahmad At-Tijany Ra lebih utama pergi dan lebih selamat daripada dua opsi lainnya.”

Sayyidi Al Hajj ‘Ali At-Tamasini Ra berkata dengan wibawa penuh, “Bagaimana bisa anak-anak Sayyidi Syaikh Ra pergi mendatangi mereka, sementara orang-orang tersebut ingin mempermainkan mereka? Sungguh hal ini tidak akan pemah terjadi selamanya.”

Sayyidi Al Hajj ‘Ali At-Tamasini Ra kemudian menoleh kepada Sayyidi Ahmad bin Ma’mar seraya berkata, “Katakanlah kepada kami apa yang dikatakan oleh Sayyidi Syaikh Ra kepadamu dan yang belum engkau beritahu kepada siapapun,” lalu ia menceritakan mimpi tersebut, orang-orang yang mendengar pun takjub akan perihal itu, sehingga mereka sepakat bahwa anak-anak Sayyidi Syaikh tidak perlu pergi memenuhi undangan dari pemimpin Turki tersebut.

Sumber : BUKU 100 KAROMAH TIJANY (AR-RAHIQ AL-MAKHTUM FI THARIQAH AL QUTHBIL MAKTUM) SYAIKH SHALAHUDDIN AT-TIJANY