
Elsubha.com – Perintah Sayyidi Syaikh; Membaca Bacaan Tasbih Ruku’ Dan Sujud Dengan Tartil
Adapun soal sanggahan terhadap ucapan Syaikh Ra, “Sekurang-kurangnya thuma `ninah dalam ruku’ dan sujud adalah setara dengan orang itu bertasbih disitu sebanyak tiga kali dengan ucapan tartil.” Sesuai dengan apa yang diriwayatkan dalam kitab Sunan Abu Daud, ia mengatakan, Rasulullah Saw bersabda,
إِذَا رَكَعَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ، وَإِذَا سَجَدَ فَلْيَقُلْ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى ثَلَاثًا
“Apabila salah seorang diantara kalian ruku’, hendaknya ia mengucapkan, ‘Subhâna Rabbiyal ‘Azhîmi (Mahasuci Allah Yang Maha Agung) sebanyak tiga kali dan apabila ia sujud, hendaknya ia membaca, ‘Subhâna Rabbiyal A’la'(Mahasuci Allah yang Maha Luhur) sebanyak tiga kali.”
Dalam riwayat lain disebutkan,
إِذَا رَكَعَ أَحَدُكُمْ، فَقَالَ فِي رُكُوعِهِ : سُبْحَانَ رَبِّيَ العَظِيمِ ثَلاثَ مَرَّاتٍ، فَقَدْ تَمَّ رُكُوعُهُ، وَذَلِكَ أَدْنَاهُ، وَإِذَا سَجَدَ، فَقَالَ فِي سُجُودِهِ : سُبْحَانَ رَبِّي الأَعْلَى ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، فَقَدْ تَمَّ سُجُودُهُ، وَذَلِكَ أَدْنَاهُ
“Apabila salah seorang diantara kalian dalam ruku’nya membaca Subhâna Rabbiyal ‘Azhîmi sebanyak tiga kali, maka telah sempuma ruku’nya dan itu paling ringannya. Dan apabila ia sujud dan membaca dalam sujudnya, “Subhâna Rabbiyal A’la sebanyak tiga kali, maka telah sempurna sujudnya dan itu paling ringannya.”
Silahkan baca Syarah Al Farisi dalam kitab Iddatu Hishnil Hashin. Juga dalam Syarah At-Tahdzib oleh Abu Hasan. Sesudah mengutarakan hadits ini Ibnu Hubaib berkata, “Yang dimaksud dengan kalimat itu adalah paling ringan untuk dibaca dalam ruku’ dan sujud.”
Dikutip dari kitab Al Jaisyu dan beliau berkata: Itu ada dalam kitab Ar-Rimah. Didalam syarah Al Izziyyah oleh Ibnu Abdus-Shadiq beliau mengatakan, “Sekurang kurangnya thuma` ninah adalah selama orang dapat membaca bacaan tasbih sebanyak tiga kali.”
Hujjatul Islam Abu Hamid Al Ghazali dalam Bidayatul Hidayah fi Adabish-shalah mengatakan: “Kemudian bertakbir untuk ruku’… sampai beliau berkata, “Dan ucapkanlah Subhâna Rabbiyal Azhîmi Wabihamdihi tiga kali. Apabila engkau shalat sendirian, maka tambahkanlah sampai 17 kali itu lebih baik,” beliau mengatakan, “Lalu bersujudlah dan ucapkanlah, sampai “Subhana Rabbiyal A’la,” tiga kali, tetapi apabila engkau shalat seorang diri, maka tambah lagi.”
Dalam Adâbul Imâmah, beliau mengatakan, “Seorang Imam jangan menambahkan lebih dari tiga kali pada tasbih ruku’ dan sujud, sehingga tidak membuat jemu jama’ah, yang membuat mereka malah menjauhkan diri.”
Ada riwayat dari Sufyan, “Imam mengucapkannya sebanyak lima kali sehingga memungkinkan jama’ah untuk membacanya tiga kali.”
Asy-Syafi’i berkata, “Jangan menambahkan dari tiga kali di dalam keduanya (ruku’ dan sujud).”
Dalam pada itu, maka Syaikh Ahmad bin Al Mubarak masih mengatakan, “Sesungguhnya seorang wali, terbuka (bebas) untuk itu, tidak terikat oleh salah satu pendapat mujtahid.” Silahkan baca redaksi lengkapnya.
