
Elsubha.com – Lafazh Hailalah
Sedangkan mengenai dzikir hailalah, yaitu seorang murid Tijany membaca Lâ Ilaha Illallah atau isim mufrad (Allah), atau bisa juga mengucapkan Lâ Ilaha Illallah dan juga isim mufrad tanpa hitungan bilangan setelah shalat Ashar di hari Jum’at sampai matahari tenggelam. Jika mau, bisa menentukan jumlah bilangan yang akan dibaca minimal 1000 kali ke atas dan tidak boleh kurang dari 1000 serta tidak lebih dari 1600. Jika dia memiliki ikhwan, maka hendaknya berdzikir bersama ikhwan secara berjamaah. Hailalah ini disyaratkan bersambung dengan waktu tenggelamnya matahari. Inilah ragam wiridan thariqah At-Tijaniyyah.
