You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Dalil dari ilmu Jafr Bukti Penguat Maqam Khatmiyyah Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Dalil dari ilmu Jafr Bukti Penguat Maqam Khatmiyyah Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra

Sebenarnya kami tidak mau mengungkapkan ragam kaidah dan pembagian ilmu ini kepada menjadi, “Ahmad, Abyadh wa Jami’.” Hal ini sesuai dengan ahlinya, dari Imam Ja’far Shadiq tentang bagaimana kita bisa mengetahui suatu perkara dengan hukum perbintangan dan juga mengungkap ragam rumusan huruf di dalamnya, berikut ragam perkara khusus dan umum yang dinisbatkan untuk generasi yang lalai dari generasi yang menggeluti ilmu ini; baik itu perorangan atau kelompok; baik itu dari suatu negeri atau datang dari negeri lainnya terkait dengan kejadian alam masa kini atau masa yang akan datang dengan cara mengetahui ragam hal yang mengarah pada perkara tersebut. Orang yang menggeluti ilmu inipun menggubah sya’ir untuk orang yang ‘Arifbillah.

فَكُنْ كَاتِمَا إِنْ نِلْتَ بِالْعِلْمِ مُرَفَّعًا # فَكِتْمَانُهَا عِنْدَ الْحَكِيمِ مِنَ الْفَرْضِ

“Andai engkau dapat ilmu, maka jadilah orang yang menyembunyikan diri yang membuatmu diangkat # sebab menyembunyikan diri bagi orang yang bijak adalah sebuah kewajiban.”

Ilmu ini merupakan seni Arab terdahulu dari bangsa Qibthi dan bangsa lainnya. Seni ini tidak digunakan lagi dalam syari’at Islam, akan tetapi ilmu ini kami gunakan untuk mencari tahu kebenaran yang telah disebutkan oleh orang yang telah futuh dari kalangan Sufi tentang kejadian alam semesta dan ragam kejadian penting lain yang tidak diketahui, namun orang tersebut mengetahuinya, sehingga iapun menyatakan dengan gamblang setelah merumuskan ragam hurufnya hingga membuahkan hasil berupa terbangunnya perkataan yang dimaksud. Atau tanda-tanda hasilnya pun bisa menunjukkan zaman atau suatu tempat.

Kami sebutkan pembahasan ini langsung dari ahli kasyaf dan tahqiq yang pembahasannya mampu memberikan ketenangan jiwa dan menjadi dalil sisi khatmiyyah Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra yang tidak terelakkan, bahkan tidak dipungkiri lagi bahwa Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra hidup pada abad ke-12.

Syaikh al Mukhtar al Kattani pernah mengatakan, bahwa abad ke-12 itu seperti abadnya Nabi Muhammad Saw lantaran beberapa sebab; diantaranya bahwa di abad tersebut ada wali khatam, sebagaimana pada zaman Nabi Saw, para nabi ditutup dengan keberadaan beliau Saw.

Pernyataan ini tentu tidak serta merta muncul begitu saja dari lisan orang yang Arifbillah kecuali berdasarkan dalil atau dikatakan berdasarkan pijakan kaidah ilmu yang dijadikan dalil oleh para Sufi dan berdasarkan pada kasyaf. Hampir saja beliau menyebut nama Sayyidi Syaikh Ra dalam penentuan zaman kemunculan wali tersebut; yaitu pada tahun 1150 Η, seperti yang sudah kami rumuskan sebelumnya tentang sosok wali khatam dan mataharinya negara Maghrib, hal ini sesuai dengan rumusan dalam ilmu Jafr.

وَلِلْخَتْمِ سِرٌّ لَمْ يَزَلْ كُلُّ عَارِفٍ # عَلَيْهِ إِذَا يَسْرُدُ عَلَيْهِ يَحُوْمُ

أَشَارَ إِلَيْهِ التَّرْمِذِيُّ بِخَتْمِهِ # وَلَمْ يَبْدُهُ وَالْقَلْبُ مِنْهُ مُلِيْمُ

“Wali khatam ini memiliki sirr, dimana tidak setiap orang yang ‘Arifbillah memilikinya # yang ketika satu perkara saja disebutkan akan membuat kepala berputar

At-Tirmidzi mengisyaratkan pangkat khatmiyyah untuk dirinya # namun tidak kunjung nampak, hingga kalbu pun layak dicela.”

Maksudnya beliau mengisyaratkan sisi khatmiyyah ada pada at-Tirmidzi al Hakim dalam kitab beliau yang berjudul Khatm al Awliya. Hal ini sesuai dengan apa yang telah kami sebutkan dan di-syarah oleh Syaikh al Qasim Abu al Fadhl as-Syafi’i (w. 954 H) dan di-syarah pula oleh Syaikh Zakariyya al Anshary. Para pen-syarah ini, meski memastikan bahwa maksud wali khatam disini adalah Imam Mahdi jika kita mengikuti orang yang menggubah Jafrini, maka ini pun mengarah pada maksud dari kitab ‘Unaqa yang dibahas disini. Kamipun telah melihat dari arah belakang hingga depan bahkan sisi-sisi lain yang terkait dengan ‘Unaqa’, kamipun tidak menemukan itu dalam kitab Syaikh Muhyiddin Ibnu ‘Araby dan juga pertanyaan al Hakim at-Tirmidzi serta ragam jawaban didalamnya, maka kami anggap bahwa pembahasan itu sifatnya luas sehingga bisa diarahkan kepada Imam Mahdi dan juga mungkin kepada yang lainnya dari kalangan wali khatam, dimana setiap masa tidak pernah kosong dari salah seorang wali khatam. Perkara ini tentu bukanlah perkara yang menakjubkan jika kita giring kepada bahasan kitab Khatam al Awliya’yang menunjukkan bahwa sang pengarang menyebutkan tanggal kelahiran sang wali khatam berikut ragam penjabaran lainnya seperti yang pernah kami sampaikan.

Sumber : BUKU KUPAS TUNTAS MAQAM KHATMIYYAH & KHATMIYYAH SAYYIDI SYAIKH AHMAD AT-TIJANI RA (NAHJ AL HIDAYAH FI KHATM AL WILAYAH) SYAIKH AL ‘ALLAMAH SAYYIDI AHMAD SUKAIRIJ AT-TIJANY