
Elsubha.com – Kenali Dirimu : Kenali Hakekat Khawathir-mu
Khawathir terbagi menjadi empat bagian: Khawathir yaithaniyyah, khawathir nafsaniyyah, khawâthir malakiyyah dan khawathir rabbaniyyah. Penjelasannya berikut ini:
Khawathir syaithaniyyah hanya menyeru agar manusia melakukan perbuatan yang salah, namun itu pun tidak selalu demikian, syaithan akan berpindah dari satu ajakan ke ajakan lainnya, dimana sebenarnya tipu daya syaithan itu lemah, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يُقَا تِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۚ وَا لَّذِيْنَ كَفَرُوْا يُقَا تِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ الطَّا غُوْتِ فَقَا تِلُوْۤا اَوْلِيَآءَ الشَّيْطٰنِ ۚ اِنَّ كَيْدَ الشَّيْطٰنِ كَا نَ ضَعِيْفًا
allaziina aamanuu yuqootiluuna fii sabiilillaah, wallaziina kafaruu yuqootiluuna fii sabiilith-thooghuuti fa qootiluuu auliyaaa-asy-syaithoon, inna kaidasy-syaithooni kaana dho’iifaa
“Orang-orang yang beriman, mereka berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan Tagut, maka perangilah kawan-kawan setan itu (karena) sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 76)
Sedangkan khawathir nafsani, ia tidak memerintah kecuali untuk bergelimang pada syahwat, baik syahwat yang dilarang maupun syahwat yang diperbolehkan, iapun berpindah dari ajakan itu ke ajakan lainnya. Khawathir ini tidak hilang kecuali dengan ber-mujahadah. Sementara khawathir malaki, ia tidaklah menyeru kecuali pada kebaikan, baik bentuknya ucapan maupun perbuatan. Bagitu juga khawathir rabbaniyyah, ia tidak menyeru kecuali untuk terikat dengan Allah dan zuhud pada selain-Nya. Tidak ada orang yang bisa membeda-bedakan ragam khawathir ini kecuali orang yang senantiasa ber-muhasabah, sedangkan orang yang lalai dari Allah Swt, maka mereka tidak punya ilmu untuk membeda-bedakan ragam khawathir yang datang.
