You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Kenali Apa Yang Kau Punya dan Bagaimana Berinteraksi Dengan Dosamu : Memohon Ampunan Pada Allah

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Kenali Apa Yang Kau Punya dan Bagaimana Berinteraksi Dengan Dosamu : Memohon Ampunan Pada Allah

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَ مَنْ يَّعْمَلْ سُوْٓءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
wa may ya’mal suuu-an au yazhlim nafsahuu summa yastaghfirillaaha yajidillaaha ghofuuror rohiimaa

“Dan barang siapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 110)

Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad at-Tijany Ra berkata, “Sungguh orang yang telah melakukan dosa besar atau dosa kecil kemudian dia kembali kepada Allah dalam kondisi takut akan hukuman-Nya lantaran dosa yang ia lakukan, ia pun merendahkan diri di hadapan-Nya seraya memohon ampunan atas dosa yang telah dia lakukan, maka dia akan mendapati Allah yang Maha memberikan ampunan lagi Maha menyayangi.”

Perkataan diatas terdapat gambaran sikap pengharapan diri yang besar (pada Allah), dimana manusia sering lupa akan hal itu. Dalam perkataan di atas isinya fokus pada permohonan ampunan dari Allah, bukan perkara lain.

Diriwayatkan oleh Ahmad dari Fadhallah bin ‘lid Ra dari Nabi Saw, beliau bersabda,

الْعَبْدُ آمِنْ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ، مَا اسْتَغْفَرَ اللَّهَ

“Seorang hamba itu aman dari azab Allah selagi ia beristighfar pada Allah.”

Abu Daud dan at-Tirmidzi juga meriwayatkan dari Maulay Abu Bakar Ra dari Abu Bakar Ash-Shiddiq Ra ia berkata: Rasulullah Saw bersabda,

مَا أَصَرَّ مَنِ اسْتَغْفَرَ وَإِنْ عَادَ فِي الْيَوْمِ سَبْعِينَ مَرَّةً

“Tidaklah dikatakan seseorang terus-menerus melakukan kemaksiatan bagi orang yang beristighfar, andai ia melakukan dosa dalam sehari sebanyak 70 kali.”

Sumber : BUKU NAFA `IS SUKAIRIJIYYAH (AN-NAFA `IS AS-SUKAIRIJIYYAH) SYAIKH AHMAD BIN AL ‘IYASY SUKAIRIJ AT-TIJANY