
Elsubha.com – Kenali Apa Yang Kau Punya dan Bagaimana Berinteraksi Dengan Dosamu : Intisari Ragam Perkara Syariat
Maqamât ahlu yaqin itu ada 9, yaitu: Tobat, zuhud, sabar, syukur, takut, berharap, tawakal, mahabbah dan ridha.
Berkaitan dengan perahan inti dari beragam perkara syariat, Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad at-Tijany Ra berkata, “Dari ragam amalan syariat, puncak tertingginya adalah ber-ta’alluq pada Allah Swt tanpa terpisah, tanpa bergeming meskipun fitnah sulit sedang menimpa, dimana mungkin dia tidak selamat dari fitnah tersebut, kecuali dengan melepaskan tangannya dari selain Allah Swt. Inilah puncak dari sifat keadilan Allah dan inilah jualah pemahaman mendalam dalam beragama.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَمَّا رَاَ الْمُؤْمِنُوْنَ الْاَ حْزَا بَ ۙ قَا لُوْا هٰذَا مَا وَعَدَنَا اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗ وَ صَدَقَ اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗ ۖ وَمَا زَا دَهُمْ اِلَّاۤ اِيْمَا نًـا وَّتَسْلِيْمًا
wa lammaa ro-al-mu-minuunal-ahzaaba qooluu haazaa maa wa’adanallohu wa rosuuluhuu wa shodaqollohu wa rosuuluhuu wa maa zaadahum illaaa iimaanaw wa tasliimaa
“Dan ketika orang-orang mukmin melihat golongan-golongan (yang bersekutu) itu, mereka berkata, “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita.” Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu menambah keimanan dan keislaman mereka.”
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 22)
Maka inilah gambaran dari tetapnya ber-ta’alluq pada Allah dan tidak terpisah dari-Nya ketika ragam ombak fitnah sulit menerpa dan inilah keyakinan yang murni.
