
Elsubha.com – Ragam Kaedah dan Ilmu Ahli Kasyaf : Para Walinya Allah dan Sifat Mereka
Ketahuilah, bahwa seorang wali tidaklah datang dengan syariat yang baru, akan tetapi ia datang dengan pemahaman yang baru mengenai Al Qur’an dan hadits yang sebelumnya belum diketahui oleh ulama yang lain.
Ketahui pula, bahwa orang-orang yang ‘Arifbillah, mereka menciduk keilmuan dari satu lautan dimana ilmu-ilmu mereka adalah hasil dari keyakinan dan keimanan, bukan dari hasil pencarian sebuah dalil dan keterangan.
Kemudian ketahui pula, bahwa orang yang belum bertemu dengan ahli bashirah, maka bashirah-nya pun belum terbuka. Syaikhmu bukanlah sosok yang engkau buat janji antara dirimu dan dirinya dengan lisanmu dan juga engkau meyakini sisi masyikhakh-nya, akan tetapi syaikhmu adalah sosok yang menarik kalbumu, menarik otakmu, dimana pandangannya memberikan manfaat dan hikmahnya senantiasa mengitarimu.
Sifatnya para wali Allah, orang-orang sholeh, orang-orang yang ‘Arifbillah adalah cinta mereka untuk Allah Swt, bersandar pada-Nya dalam segala perkara, berserah diri dengan takdir yang telah ditentukan dan meninggalkan untuk tidak mengatur dan juga memilih. Sehingga mereka memiliki ciri kesahajaan, pemaaf dan juga menutupi aib. Mereka ridha untuk memikul kesusahan yang nampak pada hak hamba-Nya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَ جَعَلْنَا مِنْهُمْ اَئِمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَ مْرِنَا لَمَّا صَبَرُوْا ۗ وَكَا نُوْا بِاٰ يٰتِنَا يُوْقِنُوْنَ
wa ja’alnaa min-hum a-immatay yahduuna bi-amrinaa lammaa shobaruu, wa kaanuu bi-aayaatinaa yuuqinuun
“Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami.”
(QS. As-Sajdah 32: Ayat 24)
Sudah seyogyanya orang-orang yang mengikuti jejak para nabi dari kalangan para wali dan juga ulama mau memikul beban kesulitan makhluk, sebagaimana mereka terdahulu dan siap untuk dituduh dengan perkataan-perkataan dusta, sebagaimana dikatakan pada para nabi. Juga hendaknya mampu bersabar sebagaimana para mampu berakhlak yang nabi bersabar, mensimbolkan sisi rahmat bagi makhluk. Semoga Allah meridhai mereka semua dan menjadikan kita semua dalam bentengnya, juga semoga Allah Swt memberikan kita rezeki berupa kecintaan pada mereka dan keridhaan terhadap mereka.
