
Elsubha.com – Nafa`is dan Asrar : Karamah Melihat Sayyidi Ahmad at-Tijany Ra
Sayyidi Ahmad bin al ‘lyasyi Sukairij pernah mengatakan, “Aku pernah melihat tulisan tangan Muqaddam barokah; as-Sayyid al Amin Balaminu ar-Ribathi dari Sayyidi al ‘Arabi bin Sa ih bahwa beliau pernah mengatakan: Sayyidi az-Zaki al Madghiri menceritakan padaku seraya berkata ‘Aku pernah mendengar dengan telingaku dan mematrikannya dalam kalbuku ketika Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra pernah berkata, ‘Barangsiapa yang pernah melihatku atau melihat orang yang melihatku, -(beliau sebutkan ini sebanyak tujuh kali) akan masuk Surga tanpa dihisab dan tanpa mendapatkan hukuman’.”
Aku (Sayyidi Ahmad bin al ‘Iyasy) telah melihat as-Sayyid Balaminu, dimana beliau telah melihat Maulay az-Zaki al Madghiri yang telah meriwayatkan hal ini dari Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra.
Kamipun memiliki riwayat lain terkait dengan perkara, “melihat,” ini; yaitu dari jalur Sayyidina wa mawlana Ahmad al ‘Abd Lawi dari Maulana Muhammad bin Abu Nashr dari Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra.
(Lihat, Sayyidi Ahmad al ‘Iyyasy Sukairij, Kasyf al Hijab. Amman Talaqqa Ma’a asy-Syaikh at-Tijany Min al Ashbab, bagian seperempat kedua, hal. 181.)
Dari sini dapat kita simpulkan bahwa al Faqir; ‘Abdullah bin Ahmad Sukairij telah melihat ayahnya; sang muqaddam Sayyidi Ahmad bin Abdullah Sukairij, dimana beliau telah melihat paman sang ayah; Sayyidi al Haj Abdurrahman al ‘lyyasy Sukairij, dimana beliau dari saudaranya; pengarang kitab Raf’un-Niqab, Sayyidi Ahmad bin al ‘Ilyasy Sukairij; dimana beliau dari Sayyidi Ahmad Al ‘Abd Lawi, dimana beliau dari Maulana Muhammad bin Abi Nashr dari Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra.
