You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Nafa`is dan Asrar : Amalan “Melihat” Pada Hari Senin dan Jum’at

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Nafa`is dan Asrar : Amalan “Melihat” Pada Hari Senin dan Jum’at

Sayyidi Ahmad Sukairij pernah mengatakan, Sungguh kekhususan ini diterima oleh Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra dan diwariskan pada sebagai sahabat khusus beliau dengan izin khusus bagi mereka untuk menggunakan asrar yang mereka miliki. Orang yang memiliki asrar dan menggunakannya pada hari Senin dan Jum’at, maka ia bagian dari orang khusus tersebut. Alhamdulillah, aku telah mendapatkan sirr ini dari sebagian orang khusus pemuka thariqah at-Tijaniyyah ini, akupun menemukan sirr ini tertulis dalam sebagian kunnasy (catatan penting) sebagian sahabat khusus Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra. Aku akan sebutkan agar membawa manfaat bagiku dan juga ikhwan thariqah at-Tijaniyyah, dengan harapan aku senantiasa dido’akan oleh orang shaleh, dimana semua amalan akan bergantung pada niatnya.

Amalan tersebut adalah yaitu berdzikir pada dua hari itu (Senin dan Jum’at) di waktu Shubuh, sebelum beranjak dari tempat shalat dan berbicara dengan orang, dengan membaca shalawat Fatih sebanyak 10 kali, kemudian dilanjutkan dengan menaruh tangan kanan di atas kedua mata, seraya mengatakan,

اهِي اِجْعَلْ حَبِيبِي سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَاضِيًا عَنِّى، وَلَا تَجْعَلْهُ سَاخِطًا عَلَيَّ، وَشَفَعْهُ فِي وَفِي كُلِّ مَنْ يَرَانِي في هَذَا الْيَوْمِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Wahai Tuhanku, jadikanlah orang yang kucintai, penghulu kami; Muhammad Saw ridho kepadaku dan jangan jadikan beliau benci kepadaku, jadikanlah syafa’atnya terlimpah padaku dan juga pada kaum muslimin yang melihatku hari ini.”

Angkat kembali tangan kanan tersebut dan taruh kembali di kedua mata dengan mengulangi bacaan tersebut, kemudian angkat lagi tangan tersebut dan ulang untuk ketiga kalinya. Setelah itu mengucapkan,

سُبْحَانَ اللهُ الْمُحِيطُ بِالْكُلِّ الَّذِي يَعْلَمُ كُلِّيَّةَ الْكُلِّ

“Mahasuci Allah yang meliputi segala sesuatu, yang mengetahui seluk-beluk segala sesuatu.”

(Lihat, Sayyidi Ahmad al ‘Iyyasy Sukairi), Kasyf al Hijab Amman Talaqqa Ma’a asy-Syaikh at-Tijany min al Ashbab, hal. 292.)

Sumber : BUKU NAFA `IS SUKAIRIJIYYAH (AN-NAFA `IS AS-SUKAIRIJIYYAH) SYAIKH AHMAD BIN AL ‘IYASY SUKAIRIJ AT-TIJANY