
Elsubha.com – Nafa`is dan Asrar : Shalat Di Zawiyah Pasti diterima
Sayidi Syaikh Ahmad bin Muhammad at-Tijany Ra pernah berkata, “Jikalau saja para pembesar orang yang Arifbillah itu tahu keutamaan zawiyah, niscaya mereka akan pun akan mendatanginya.” Beliau Ra juga pernah berkata, ketika mengungkap keutamaan zawiyah, “Shalat di zawiyah pasti diterima! Orang-orang tidak suka duduk disana kecuali untuk berdzikir. ” (Ibid, (seperempat pertama) hal. 205.)
Diantara kekhususan zawiyah ini adalah bahwa tidak ada yang dikuburkan di zawiyah sebagai sombil kesucian dan pengangungannya. Sayyidi Syaikh Ra menegaskan bahwa orang yang dikebumikan di zawiyah (selain jasad beliau Ra), akan dimakan api neraka, sebagaimana beliau Ra pun melarang mengadakan “tadris (prosesi belajar mengajar)” di zawiyah. (Ibid, hal. 23, 396,)
