
Elsubha.com – Akupun pernah bertanya kepada Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra tentang hakekat Rabb
Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra menjawab:
Ketahuilah bahwa hakekat Rabb adalah Dzat yang paling tinggi dari selain-Nya, darisitulah dinamakan Ar-Rabwatu rabwatan lantaran ketinggian-Nya. Maknanya adalah bahwa sungguh Dia adalah Raja dan bisa bertindak, sang Pencipta lagi bisa memaksa, yang hukum, kehendak dan kalimat-Nya dapat terlaksana pada selain Dzat-Nya.
Hadhrah uluhiyyah lah yang mencakup semua nama, sifat dan ragam hadhrah ilahiyyah, dimana hakekat uluhiyyah adalah tawajjuh-nya makhluk kepada-Nya dengan ibadah, dengan kerendahan diri, dengan kekerdilan diri, dengan merasa butuh pada-Nya, dengan mengagung-kan, memuliakan-Nya dan serta penuh dengan rasa cinta pada-Nya.
Sedangkan makna al huwiyyah, maka ini menunjuk-kan sisi Dzat Allah yang tinggi, yang ada pada segala sesuatu secara penyaksian dan secara penglihatan terlepas dari segala sesuatu, berjauhan dengan segala sesuatu, nyata dan hakiki. Sungguh jika ada seseorang yang berdiri dihadapan sebuah kaca, maka dzat dirinya akan nampak dihadapan kaca tersebut, sosoknya tidak menempati kaca tersebut dan tidak juga sejajar dengannya, akan tetapi ia terpisah dari kaca tersebut pada setiap sisinya dan ia berbeda dengan kaca itu dengan ragam pertimbangan. Dirinya nampak di kaca tetapi dia tidak ada didalamnya. Contoh ini sudah mewakili dari ucapan akan perkara ini.
-Selesai sudah apa yang di-imla kan Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra kepada kami.-Wassalam.-
