You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Beragam Adab Dalam Berdzikir : Adab Setelah Selesai Berzikir

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Beragam Adab Dalam Berdzikir : Adab Setelah Selesai Berzikir

Setelah rentetan bacaan dzikiran telah selesai dibaca, maka dalam thariqah at-Tijaniyyah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setelahnya, yaitu:

  1. Apabila dzikiran telah selesai, maka diam dan tenanglah. Bmengerusaha hadirkan makna dzikir pada kalbu untuk menanti warid dzikiran tersebut.
  2. Muraqabatullah seolah-olah engkau sedang berada di hadapan-Nya.
  3. Mengumpulkan fokus panca indranya kala ber- muraqabah, seperti tidak bergeraknya rambut kala macan ingin menyerang tikus.
  4. Sering mengerutkan diri/membungkukkan badan saat duduk hingga ia mampu merasa bergetar saat membaca wiridan dengan semua kondisinya. Karena hal tersebut paling cepat mengundang datangnya cahaya bashirah dan menyingkap hijab serta memotong khawathir diri dan syaithan. Karena ketika mengerutkan diri panca indra pun terhambat, maka ia seperti mayit dan syaithan tidak menargetkan mayit.
  5. Tidak meminum air langusung selepas dzikiran atau ketika sedang berdzikir, karena dzikiran itu panas yang menarik beragam cahaya, ragam tajalli, syauq dan adanya gairah jiwa kepada Dzat yang didzikiri, sementara meminum air mampu memadamkan panas tersebut. Ukuran paling minimal adalah dia bersabar menunggu setengah jam dan lebih dari itu lebih baik.

Sumber : BUKU NAFA `IS SUKAIRIJIYYAH (AN-NAFA `IS AS-SUKAIRIJIYYAH) SYAIKH AHMAD BIN AL ‘IYASY SUKAIRIJ AT-TIJANY