
Elsubha.com – Catatan Berharga Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra : Istighfarnya Nabi Khidir As
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ تُبْتُ إِلَيْكَ مِنْهُ ثُمَّ عُدْتُ فِيهِ، وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ مَا وَعَدْتُكَ بِهِ مِنْ نَفْسِي ثُمَّ لَمْ أُوْفِ لَكَ بِهِ، وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ عَمَلٍ أَرَدْتُ بِهِ وَجْهَكَ فَخَالَطَنِي فِيهِ غَيْرُكَ، وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِمَا عَلَيَّ فَاسْتَعَنْتُ بِهَا عَلَى مَعْصِيَتِكَ، وَأَسْتَغْفِرُكَ يَا عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ أَذْنَبْتُهُ فِي ضِيَاءِ النَّهَارِ أَوْ سَوَادِ اللَّيْلِ فِي مَلَاءٍ أَوْ خَلَاءٍ أَوْ سِرٌ أَوْ عَلَانِيَةٍ يَا حَلِيمُ.
“Ya Allah, aku memohon ampunan-Mu dari segala dosa yang aku bertobat pada-Mu kemudian aku kembali melakukannya lagi, akupun memohon ampunan-Mu dari setiap janji yang pernah kubuat untuk diriku sendiri kemudian belum aku tepati, akupun memohon ampunan-Mu dari setiap perbuatan yang inginkan wajah-Mu, namun kucampur dengan selain untuk-Mu, akupun memohon ampunan-Mu dari setiap nikmat yang Kau berikan padaku, lalu kugunakan nikmat itu untuk bermaksiat pada-Mu, akupun memohon ampunan-Mu wahai Dzat yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nampak dari segala dosa yang kulakukan pada terangnya matahari maupun gelapnya malam; (yang kulakukan) pada kondisi banyak orang dan sendirian; (yang kulakukan) pada kondisi tersembunyi maupun terang-terangan wahai Dzat yang Maha Penyantun.”
