
Elsubha.com – Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (003)
Pada artikel ini, kami mencoba menyebutkan contoh dari karomah yang Allah Swt anugerahkan kepada Sayyidi Syaikh Abul ‘Abbas Ahmad At-Tijany Ra.- Aku pun ridho kepada beliau dan semoga kita pun mendapat keridhoan beliau.-
Kabar bahwa Sayyidi Syaikh Ra telah melihat Rasulallah Saw secara yaqzhah (kondisi sadar diri) dan tidak dalam kondisi bermimpi, bahkan karomah inipun terjadi pada para sahabat Sayyidi Syaikh Ra.
Sayyidi Al Hajj ‘Ali Harazim pun telah melihat Rasulallah Saw, Sayyidi Ad-Damrawi bahkan bisa melihat Rasulallah Saw sebanyak 24 kali dalam sehari, dimana Rasulullah Saw bersabda kepadanya (dalam bisyarah tersebut), “Jika bukan lantaran Tijany, engkau tidak dapat melihatku.”
Bahkan Sayyidi Al Hajj ‘Ali At-Tamâsini enggan melakukan suatu perbuatan kecuali setelah meminta izin dari Rasulullah Saw, bahkan beliau tidak tidur kecuali setelah diizinkan oleh Rasulullah Saw.
اَللَّهُمَّ احْشُرْنَا فِي زُمْرَةِ أَبِي الْبَيْضِ الثَّمَانِي وَأَمِدْنَا بِمَدْدِ خَتَمِ الْأَوْلِيَاءِ الْكِثْمَانِي
Khalifah Al Mu’azzham, Sayyidi Al Hajj ‘Ali Harazim merupakan sahabat khusus Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra yang paling dekat, ia bertemu pertama kali dengan Syaikh pada tahun 1190 H ketika Sayyidi Syaikh Ra dalam perjalanan menziarahi Sayyidi ‘Iraqi di Maghrib, ketika itu ia ditalqinkan thariqah khalwatiyyah, ia juga merupakan orang pertama yang ditalqinkan thariqah Tijaniyyah ketika Sayyidi Syaikh Ra sudah diberi izin mengasas thariqah Tijaniyyah, tepatnya tahun 1196 H. Sayyidi Syaikh Ra pernah berkata bahwa Nabi Saw mencintainya dengan kecintaan yang melebihi rasa cinta pada seorang anak. la sering sekali bertemu dengan Rasulullah Saw secara sadar, ia pula yang dijadikan perantara hajat Sayyidi Syaikh Ra kepada Nabi Saw sepeninggalan Sayyidi Ad-Damrawi. Ketika Allah Swt sudah berikan padanya futuh akbar, Sayyidi Syaikh Ra memerintahkannya untuk pergi dari kota dimana Sayyidi Syaikh Ra berada guna mendakwahkan thariqah, ia pun pergi ke tanah suci dan berziarah kepada Nabi Muhammad Saw. la meninggal dunia setelah dikuburkan dalam kondisi ghaibah-nya di pekuburan Syuhada Badar pada tahun 1215 Н.
Sayyidi Al Hajj ‘Ali At-Tamâsini merupakan salah satu sahabat khusus Sayyidi Syaikh Ra, yang dijaminkan mendapatkan futuh akbar, ia mengakui sendiri bahwa dirinya merupakan wali quthb setelah Sayyidi Syaikh Ra. Ia meninggal dunia pada tahun 1260 M dan dikuburkan di zawiyah beliau -Qathar Al Jazair.
