
Elsubha.com – Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (021)
Pada artikel ini, kami mencoba menyebutkan contoh dari karomah yang Allah Swt anugerahkan kepada Sayyidi Syaikh Abul ‘Abbas Ahmad At-Tijany Ra.- Aku pun ridho kepada beliau dan semoga kita pun mendapat keridhoan beliau.-
Suatu malam Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra berkata dalam majelis beliau, “Dimana As-Sayyid Muhammad Al Ghali, “ maka para sahabat beliau pun saling menyeru,” Dimana As-Sayyid Muhammad Al Ghali ?.” Ketika beliau sudah hadir di hadapan Sayyidi Syaikh Ra, Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra berkata, “Kedua telapak kakiku ini berada di atas tengkuk setiap wali Allah Swt.”
Lalu As-Sayyid Muhammad Al Ghali (beliau adalah orang sering (berdiskusi dengan Sayyidi Syaikh Ra) berkata, “Wahai Sayyidi, engkau dalam kondisi sadar penuh atau dalam kondisi mabuk dan fana?.”
Sayyidi Syaikh Ra berkata, “Alhamdulillah, bahkan aku dalam kondisi sadar penuh dan akal yang sempurna.”
As-Sayyid Muhammad Al Ghali Ra berkata, “Wahai penghuluku, apa yang kau katakan tentang perkataan Sayyidi Abdul Qadir Al Jilani Ra, ‘Satu telapak kakiku di atas tengkuk setiap wali Allah?”.”
Sayyidi Syaikh Ra berkata, “Benar (maksudnya membenarkan pernyataan tersebut), yaitu itu untuk penduduk masanya, sementara yang aku katakan adalah, bahwa kedua telapak kakiku ini di atas tengkuk setiap wali Allah, sejak Nabi Adam hingga terompet dibunyikan.”
As-Sayyid Muhammad Al Ghâli Ra berkata lagi, “Wahai penghuluku, bagaimana jika ada orang lain setelah baginda yang mengatakan seperti yang baginda katakan?.”
Sayyidi Syaikh Ra berkata, “Tidak ada orang setelahku yang mengatakan seperti itu.”
As-Sayyid Muhammad Al Ghali Ra berkata lagi, “Wahai penghuluku, apakah pernyataan baginda itu tidak berlebihan?; bukankah Allah Swt mampu untuk memberikan futuh kepada seorang wali, lalu Dia memberikannya beragam fuyûdhât (kucuran ilahiyyah), tajalliyat, pemberian (pemberian khusus Allah), berbagai maqamất, ma’arif, asrår, tarqiyyat dan ahwal yang lebih banyak daripada yang Allah Swt berikan kepada baginda?.”
Sayyidi Syaikh Ra berkata, “Iya, Allah Swt mampu akan hal itu, bahkan bisa memberi lebih banyak daripada itu, akan tetapi Dia tidak akan melakukannya, karena Dia tidak menginginkan itu. Bukankah Allah Swt mampu memberikan berita kenabian kepada seseorang dan mengutusnya kepada manusia serta mampu memberikan hal yang lebih banyak dari apa yang diberikan kepada Sayyidina Muhammad Saw? Akan tetapi Dia tidak mau melakukannya karena Dia tidak menginginkan itu di zaman azali dan hal itu juga tidak luput dari ilmu-Nya.”
Semua keutamaan thariqah ini, janganlah sampai menyebabkan kita merasa aman dari hukuman Allah Swt
As-Sayyid Muhammad Al Ghali merupakan satu dari sepuluh orang sahabat Sayyidi Syaikh Ra yang dijaminkan oleh Nabi Saw melalui bisyarah Sayyidi Syaikh Ra dengan futuh akbar. la kerap melakukan shalat dengan lambat dan penuh kekhusyu’an, ia biasa mengulang-ulang setiap bacaan dalam shalat sebanyak 27 kali, biasanya ia melakukan wiridan selama dua jam. Ia meninggal dunia pada tahun 1244 M.
