
Elsubha.com – Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (083)
Pada artikel ini, kami mencoba menyebutkan contoh dari karomah yang Allah Swt anugerahkan kepada Sayyidi Syaikh Abul ‘Abbas Ahmad At-Tijany Ra.- Aku pun ridho kepada beliau dan semoga kita pun mendapat keridhoan beliau.-
Sayyidi Al Hajj Ad-Dawudi Ra pemah berkata: Pada masa tuaku, aku melakukan perjalanan dari negeriku Tilimsan menuju Fes dengan tujuan menimba ilmu. Diantara ulama tempat ia menimba ilmu adalah sahabat Sayyidi Syaikh, yaitu Sayyidi Muhammad bin Al Musyri Ra. Ketika maksud perjalananku telah selesai dan aku ingin kembali ke negeriku, akupun mendatangi para guruku untuk meminta bekal dan do’a baik mereka, serta wasiat yang bermanfaat, seperti adat istiadat yang banyak dilakukan,
Salah satu guru yang kutuju adalah Sayyidi Muhammad bin Al Musyri Ra, diantara wasiat beliau kepadaku adalah, “Apabila engkau dalam kondisi sulit dan terhimpit, maka ber-istighatsahlah dengan (kemuliaan yang Allah Swt berikan) kepada lelaki ini; maksudnya Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra, beliaupun menekankan perihal tersebut.”
Sayyidi Al Hajj Ad-Dawudi Ra berkata: Maka akupun pergi kembali ke negeriku, kemudian pergi lagi dari negeriku menuju kota Makkah untuk menunaikan ibadah haji, akupun menaiki kapal, dimana tiba-tiba kapalku pecah, aku dan sekitar tujuh orang lainnya terapung di atas sebagian kayu kapal dan itu menghantarkan kami ke sebuah daratan yang ada di tengah laut, kamipun menepi dan menanti kematian, sebab tidak ada seorang pun yang berbicara kepada kami (sebab di sekelilingnya tidak ada orang ataupun penduduk).
Ketika itu aku kembali berpikir saat-saat aku berada di negeriku dan juga ulama fikih kota Fes tempatku menimba ilmu, lalu terdetik wasiat itu, maka akupun ber-istighatsah dengan (kemuliaan yang dititipkan oleh Allah Swt kepada Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra). Ketika aku ber-istighatsah, kondisi diriku antara sadar dan tidak dan ternyata di hadapanku ada Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra sedang berdiri dan berkata kepadaku, “Katakanlah, ‘Ya ‘Aliman bil Althaf Najjina Mimma Nakhaf (Wahai Dzat yang mengetahui baragam perkara yang halus, selamatkanlah kami dari apa yang kami takuti)’.”
Sayyidi Al Hajj Ad-Dawudi melanjutkan, “Akupun bangun seraya melafalkan itu.” Tidak lama kemudian nampak perahu mendatangi kami dan aku menunjuk orang-orang yang bersamaku kepada kapten kapal, kamipun diangkut dan dihantarkan ke Jazirah Arab (Madinah), lalu kami melanjutkan perjalanan darat dan itu lebih aman.”
la melanjutkan, “Hari itupula aku beristirahat, di saat aku akan kembali ke kota Fes, aku bertanya tentang Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra, ada orang yang berkata, ‘Beliau sudah meninggal dunia’, akupun bertanya tentang tanggal Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra meninggal dunia dan aku ingat-ingat pula hari ketika aku dalam musibah itu, dimana saat itu aku melihat ada karomah besar pada kejadian tersebut, hari itu bertepatan dengan hari ketujuh dari wafatnya Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra.”
