You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (091)

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (091)

Pada artikel ini, kami mencoba menyebutkan contoh dari karomah yang Allah Swt anugerahkan kepada Sayyidi Syaikh Abul ‘Abbas Ahmad At-Tijany Ra.- Aku pun ridho kepada beliau dan semoga kita pun mendapat keridhoan beliau.-

Suatu ketika Sayyidi ‘Abdul Wahhab bin Al Ahmar Ra pernah bersama kafilah yang membawa barang-barang Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra, lalu ada penyamun yang mendekati mereka, orang-orang pun tercengang dengan kondisi itu, kemudian Sayyidi Abdul Wahhab bin Al Ahmar Ra berkata kepada para penyamun itu, “Bertakwalah kalian kepada Allah Swt wahai manusia, sebab kafilah ini adalah milik seorang wali Allah; Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra,” mereka berkata, “Apa urusannya kami dengan Tijany, kami tidak mengenalnya, kamipun tidak akan mundur dari perbuatan kami ini sama sekali, kecuali jika kalian meninggalkan arwah kalian atau arwah kami yang tertinggal (terbunuh).”

Ketika kondisinya demikian, yaitu setelah mereka menghunuskan pedang dan merampok barang-barang yang ada, tiba-tiba para penyamun merasakan berat pada diri mereka, nafas mereka tersengal-sengal, tubuh mereka serasa mabuk, bahkan mereka tidak mampu berjalan, seolah-olah bumi menelan mereka, mereka pun akhirnya berteriak meminta pertolongan, dengan memanggil-manggil orang lain dengan perkataan mereka, “Datanglah kalian kepada kami, ambil kembali barang-barang kalian dan bebaskan kami dari derita yang menimpa ini.”

Sayyidi ‘Abdul Wahhab Al Ahmar Ra berkata kepada mereka ketika kondisi mereka kritis, “Kami telah katakan kepada kalian, bahwa barang-barang itu milik Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra. Sekarang, bertobatlah kalian kepada Allah Swt dari perbuatan kalian ini, jika tidak maka kalian akan meninggal dunia.”

Sejak itu pula mereka bertobat, mereka mengembalikan barang-barang yang telah mereka ambil, mereka lalu ikut bersama kafilah tersebut, hingga sampai ke Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra dan mereka meminta keberkahan dari beliau, mereka mengambil bai’at thariqah Sayyidi Syaikh Ra, kemudian mereka pulang ke negeri asal mereka dengan kondisi sudah bertobat (dari pekerjaan mencuri) dan berpegang teguh pada ajaran Sayyidi Syaikh Ra.

Sebelum kejadian ini mereka adalah dedengkot pembuat durjana. Perubahan kondisi mereka itu tak lain lantaran keberkahan Sayyidi ‘Abdul Wahhab Al Ahmar Ra dan himmah Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra.

Mengutamakan Allah dalam segala hal menuai kemudahan dalam beragam perikara yang dihadapi

Sumber : BUKU 100 KAROMAH TIJANY (AR-RAHIQ AL-MAKHTUM FI THARIQAH AL QUTHBIL MAKTUM) SYAIKH SHALAHUDDIN AT-TIJANY