You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Keutamaan Istighfar

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Keutamaan Istighfar

Perlu diketahui bahwa wiridan lazimah dalam thariqah At-Tijaniyyah ini terdiri dari bacaan istighfar, sholawat dan juga bacaan hailalah. Semua ini tentu bersumber dari Al Qur’an dan As-Sunnah, dimana banyak sekali keutamaan ragam bacaan tersebut, dimana aku akan coba sebutkan secara ringkas berikut keutamaan pengamal thariqah At-Tijaniyyah ini.

Mengenai keutamaan bacaan istighfar, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَا كَا نَ اللّٰهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَاَ نْتَ فِيْهِمْ ۗ وَمَا كَا نَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
wa maa kaanallohu liyu’azzibahum wa angta fiihim, wa maa kaanallohu mu’azzibahum wa hum yastaghfiruun

“Tetapi Allah tidak akan menghukum mereka, selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan menghukum mereka, sedang mereka (masih) memohon ampunan.”
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 33)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَاۤ اَرْسَلْنَا مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا لِـيُـطَا عَ بِاِ ذْنِ اللّٰهِ ۗ وَلَوْ اَنَّهُمْ اِذْ ظَّلَمُوْۤا اَنْفُسَهُمْ جَآءُوْكَ فَا سْتَغْفَرُوا اللّٰهَ وَا سْتَغْفَرَ لَـهُمُ الرَّسُوْلُ لَوَجَدُوا اللّٰهَ تَوَّا بًا رَّحِيْمًا
wa maaa arsalnaa mir rosuulin illaa liyuthoo’a bi-iznillaah, walau annahum iz zholamuuu angfusahum jaaa-uuka fastaghfarulloha wastaghfaro lahumur-rosuulu lawajadulloha tawwaabar rohiimaa

“Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul melainkan untuk ditaati dengan izin Allah. Dan sungguh, sekiranya mereka setelah menzalimi dirinya datang kepadamu (Muhammad), lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 64)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ غَفَّا رًا 
fa qultustaghfiruu robbakum innahuu kaana ghoffaaroo

“maka aku berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun,”
(QS. Nuh 71: Ayat 10)

يُّرْسِلِ السَّمَآءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَا رًا 
yursilis-samaaa-a ‘alaikum midrooroo

“niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,”
(QS. Nuh 71: Ayat 11)

وَّيُمْدِدْكُمْ بِاَ مْوَا لٍ وَّبَنِيْنَ وَيَجْعَلْ لَّـكُمْ جَنّٰتٍ وَّيَجْعَلْ لَّـكُمْ اَنْهٰرًا 
wa yumdidkum bi-amwaaliw wa baniina wa yaj’al lakum jannaatiw wa yaj’al lakum an-haaroo

“dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.””
(QS. Nuh 71: Ayat 12)

Masih banyak lagi ayat-ayat yang berkaitan dengan keutamaan istighfar. Terkait hal ini Nabi Muhammad Saw pernah bersabda,

مَنْ لَزِمَ الاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمْ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ.

“Barangsiapa yang melazimkan istighfar, Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kehimpitan, kelapangan dari setiap kesulitan dan Dia akan memberikannya rezeki yang tidak disangka-sangka.”

Nabi Muhammad pun pernah bersabda lainnya,

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اللَّهُ بِكُمْ وَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُونَ فَيَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ فَيَغْفِرُ لَهُمْ

“Demi jiwaku yang ada dalam genggaman-Nya, andai kalian tidak berbuat dosa dan memohon ampunan (dari-Nya), Allah akan membinasakan kalian dan akan mendatangkan kembali kaum yang berbuat dosa dan (kemudian) mereka memohon ampunan (pada Allah) dan Allah ampuni mereka.”

Sabda Nabi Muhammad Saw lainnya,

مَا أَصَرَّ مَنِ اسْتَغْفَرَ وَإِنْ عَادَ فِي الْيَوْمِ سَبْعِينَ مَرَّةً

“Tidak dianggap (terus berbuat dosa) bagi orang yang senantiasa memohon ampunan (Allah Swt) meski ia mengulangi (dosa tersebut) 70 kali dalam sehari.”

Sumber : BUKU FATHURRABBANI (FATHURRABBANI FIMA YAHTAJU ILAIHI MURID TIJANY) SYAIKH MUHAMMAD ATH-THASFAWI AT-TIJANY