
Elsubha.com – Ada sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa telah ada makhluq yang hidup di muka bumi sebelum terciptanya Nabi Adam Alaihis Salam. Makhluq tersebut bernama al-Hin dan al-Bin, mengenai bagaimana bentuk fisik mereka para ulama tidak menyebutkan secara jelas jenis makhluk kasar atau makhluq halus. Al-Imam Ibn Kastir Rahimahullah menyebutkan dalam Kitab al-Bidayah Wan Nihayah jilid 1 halaman 59 sebagai berikut;
قَالَ كَثِيرٌ مِنْ عُلَمَاءِ التَّفْسِيرِ خُلِقَتِ الْجِنُّ قَبْلَ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ وَكَانَ قَبْلَهُمْ فِي الْأَرْضِ الْحِنُّ وَالْبِنُّ فَسَلَّطَ اللَّهُ الْجِنَّ عَلَيْهِمْ فَقَتَلُوهُمْ وَأَجْلَوْهُمْ عَنْهَا وَأَبَادُوهُمْ مِنْهَا وَسَكَنُوهَا بعدهم.
Para ulama ahli tafsir berkata: bangsa jin diciptakan terlebih dahulu sebelum Nabi Adam Alaihis Salam. Sebelum jin dan manusia hadir ke muka bumi, di bumi telah ada makhluq bernama al-Hin dan al-Bin. Lalu Allah Taala memberikan kekuatan kepada jin untuk mengalahkan mereka sehingga jin membasmi dan membinasakan mereka lalu bangsa jin yang menempati bumi.”
Adapun masalah pernyataan protes, perlu diketahui bahwa Malaikat adalah makhluk Allah Taala yang sangat taat sehingga tidak mungkin mereka memprotes rencana Allah bagaimanapun. Kesan adanya protes ini antara lain disebabkan oleh kesalahan menerjemahkan kata اتجعل فيها. Yang diterjemahkan dengan “mengapa Engkau akan menjadikan” Padahal seharusnya “Apakah engkau akan menjadikan”. Redaksi tersebut merupakan pertanyaan, sama sekali bukan protes. Pertanyaan ini muncul boleh jadi berdasarkan pengalaman mereka sebelum terciptanya manusia, ketika ada makhluk yang merusak dan menumpahkan darah, atau bisa juga berdasarkan asumsi bahwa karena yang akan ditugaskan menjadi khalifah bukan malaikat, pasti makhluk itu berbeda dengan mereka yang selalu bertasbih menyucikan Allah Taala.
Dikutip dari kitab ittihaful Amajid Bi Nafaisil Fawaid karya Abdu Rabbih Abu Munyah as-Syakunjiy jilid 2 halaman 98.
Sumber : https://yayasanalmuafah.blogspot.com/2016/03/makhluq-di-muka-bumi-sebelum-nabi-adam.html
