
Elsubha.com – Makna Istighfar
Redaksi
” اسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيمِ الَّذِى لا الهَ إِلا هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ”
Maknanya adalah mintalah pada Allah perlindungan dan penyekat antara dirimu dan balasan Allah, atau antara aku dan ragam perkara yang mewajibkan datangnya iqab Allah, yaitu ragam perbuatan dosa. Disebutkan lafazh “Al ‘Azhim” dan bukan lafazh lainnya hal ini bertujuan agar mampu merasakan agungnya Rububiyah Allah dan hinanya penghambaan diri dengan meyakini bahwa meski dosa-dosanya besar, tetapi disisi rahmat dan keagungannya Allah tidak ada apa-apanya, Allah Swt mampu mengampuni itu semua dalam sekejap kedipan mata jika Dia berkehendak.
Redaksi العَظِيْم adalah Dzatnya tidak ada dzat lain yang menyamai-Nya dalam tingginya Dzat dan luhurnya keagungan-Nya
Redaksi, ” الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلَّا ” maksudnya tidak ada sesembahan yang benar selain-Nya
Redaksi “إلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ” maksudnya Dzat yang disifati dengan kehidupan yang terus menerus, yang mampu berdiri sendiri mengatur makhluk. Dikhususkan dengan dua Asmaul Husna tersebut karena dua nama tersebut memiliki pengaruh yang besar dalam terkabulnya ragam do’a, dan menolak kesengsaraan bahkan sampai dikatakan bahwa kedua Asmaul Husna tersebut adalah Isim A’zham. Oleh karenanya, Nabi Saw ketika berdo’a kerap menyebutkan, “Ya Hayyu Ya Qayyum.”
