You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Nafa`is dan Asrar : Cara Agar Shalawatmu Diterima

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Nafa`is dan Asrar : Cara Agar Shalawatmu Diterima

Sungguh malaikat Shalshaya il merupakan malaikat yang diberi tugas mematuk shalawat atas Nabi Saw. Andai shalawat itu diterima, maka akan senantiasa disampaikan pada Nabi Saw. Jika shalawat tersebut tidak diterima, maka akan tetap disampaikan pada Nabi Saw namun tanpa menyebutkan, bahkan dikatakan padanya, “Shalawat yang dengannya aku bershalawat padanya pada waktu ini dan tidak menginginkan sesuatu.

Ragam syarat diterimanya shalawat adalah sebagai berikut: Yaitu membacanya dalam kondisi bersuci, tempatnya suci, tidak dipotong dengan pembicaraan dan adanya kehadiran kalbu.

Engkau dikatakan banyak bershalawat pada Nabi Saw kala engkau mampu menghadirkan dalam jiwa bahwa engkau bershalawat sebagai bagian dari melaksanakan perintah Allah Swt, juga sebagai bentuk pengagungan dan simbol kecintaan pada Nabi Saw seraya berupaya menghadirkan ragam sifat beliau yang mulia, hingga seolah-olah engkau sedang berada di hadapan beliau Saw, kemudian engkau ucapkan shalawat dengan hadirnya kalbu, khusyu’ dan beradab. Jika engkau telah mampu menghadirkan gambaran nan paling sempurna ini, meski engkau hanya membaca shalawat satu kali dalam sehari, maka engkaupun telah dikatakan banyak bershalawat pada beliau Saw.

Diantara perkataan yang mengarah pada makna diatas adalah perkataan Sayyidi Ad-Damrawi Ra, yaitu sungguh setiap orang yang bershalawat pada Nabi Saw sebanyak 10 kali pada setiap dari 5 waktu (shalat fardhu), ditambah 10 kali pada pertengahan malam yang waktu pembacaannya saling berkesinabungan antara satu sama lainnya, maka ia wajib mendapatkan sisi aman dari murka Allah, iapun akan mendapatkan kebaikan yang besar dari setiap shalawat yang ia baca, bahkan meski ia hanya membaca, “Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala Alih,” yang tentunya dengan menghadirkan syarat dikabulkannya shalawat tersebut, maka ia telah mendapatkan kebaikan yang dahsyat.

Sumber : BUKU NAFA `IS SUKAIRIJIYYAH (AN-NAFA `IS AS-SUKAIRIJIYYAH) SYAIKH AHMAD BIN AL ‘IYASY SUKAIRIJ AT-TIJANY