You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Nafa`is dan Asrar : Hati-Hati Berobat Kepada Orang Yahudi

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Nafa`is dan Asrar : Hati-Hati Berobat Kepada Orang Yahudi

Wahai saudaraku hati-hatilah engkau berobat kepada orang Yahudi karena dia telah melanggar janji, Allah Swt telah menyesatkan siapapun yang Dia kehendaki dan memberikan hidayah siapapun yang Dia kehendaki, tak terkecuali mereka adalah musuh Allah, para Rasul dan orang-orang mukmin, yang menyebabkan musnahnya seorang muslim, dimana membunuh kaum muslimin bagi mereka adalah bagian dari perkara yang mampu mendekatkan diri mereka pada Tuhan.

Imam asy-Sya’rani pernah berkata: Aku pernah mendengar Sayyidi ‘Ali Khawas Ra berkata terkait dengan berobat kepada seorang musyrik yang agamanya rapuh, “Apabila orang itu sembuh, maka itu meniscayakan timbulnya rasa cinta pada orang tersebut, bahkan dia akan berterima kasih padanya (yang menyembuhkan) selagi ia melihatnya, sehingga ketika ia ingin memusuhi yang bersangkutan sesuai dengan perintah Allah, dia pun tidak mampu.” Beliau kembali berkata: Coba renungkanlah firman Allah Swt,

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوْا عَدُوِّيْ وَعَدُوَّكُمْ اَوْلِيَآءَ تُلْقُوْنَ اِلَيْهِمْ بِا لْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوْا بِمَا جَآءَكُمْ مِّنَ الْحَـقِّ ۚ يُخْرِجُوْنَ الرَّسُوْلَ وَاِ يَّا كُمْ اَنْ تُؤْمِنُوْا بِا للّٰهِ رَبِّكُمْ ۗ اِنْ كُنْـتُمْ خَرَجْتُمْ جِهَا دًا فِيْ سَبِيْلِيْ وَ ابْتِغَآءَ مَرْضَا تِيْ تُسِرُّوْنَ اِلَيْهِمْ بِا لْمَوَدَّةِ وَاَ نَاۡ اَعْلَمُ بِمَاۤ اَخْفَيْتُمْ وَمَاۤ اَعْلَنْتُمْ ۗ وَمَنْ يَّفْعَلْهُ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَآءَ السَّبِيْلِ
yaaa ayyuhallaziina aamanuu laa tattakhizuu ‘aduwwii wa ‘aduwwakum auliyaaa-a tulquuna ilaihim bil-mawaddati wa qod kafaruu bimaa jaaa-akum minal-haqq, yukhrijuunar-rosuula wa iyyaakum ang tu-minuu billaahi robbikum, ing kungtum khorojtum jihaadang fii sabiilii wabtighooo-a mardhootii tusirruuna ilaihim bil-mawaddati wa ana a’lamu bimaaa akhfaitum wa maaa a’langtum, wa may yaf’al-hu mingkum fa qod dholla sawaaa-as-sabiil

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan musuh-Ku dan musuhmu sebagai teman-teman setia sehingga kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal mereka telah ingkar kepada kebenaran yang disampaikan kepadamu. Mereka mengusir Rasul dan kamu sendiri karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad pada jalan-Ku dan mencari keridaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang, dan Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barang siapa di antara kamu yang melakukannya, maka sungguh, dia telah tersesat dari jalan yang lurus.”
(QS. Al-Mumtahanah 60: Ayat 1)

(Lihat, Nail al Amaní karya al ‘Allamah Sayyidi Ahmad bin al “Iyasy Sukairij.)

Sumber : BUKU NAFA `IS SUKAIRIJIYYAH (AN-NAFA `IS AS-SUKAIRIJIYYAH) SYAIKH AHMAD BIN AL ‘IYASY SUKAIRIJ AT-TIJANY