
Elsubha.com – Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra juga ditanya perkataan para sufi; “Saat ini apa saja yang terus berkelanjutan?”
Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra menjawab:
Menurut orang yang ‘Arifbillah, yang tetap terus berkelanjutan saat ini adalah konsistensi keberlangsungan hadhrah ilahiyyah, darisinilah adanya tahapan isim zaman (yang menunjukkan waktu), maka Dzat Allah Swt pada sisi qadim adalah qadim dan pada sisi makhluk adalah sesuatu yang baru, Dialah hakekat tunggal, dengannya keberadaan Hadhrah Al Quds, Dialah inti daripada waktu yang lampau dan yang akan datang, dimana waktu merupakan sifat Allah Al Haqq, inilah yang kerap dibahasakan dengan sifat baga!
Dzat manusia zaman ini adalah dzat baru lantaran ia dikelilingi oleh persimpangan waktu, mulai dari detik, jam, hari tahun, abad dan umur. Maka ragam persimpangan waktu ini seperti posisi media yang diatasnya dibuat garis dan huruf. Jika melihat pada guratan garis dan huruf yang ada di media tersebut, maka akan kita lihat media itu menjadi terputus-putus, sementara jika kita hapus huruf dan garis tersebut, maka kita hanya akan lihat media tersebut, maka media inilah yang disebut dengan “saat ini yang keberadaannya masih eksis,” dimana persimpangan waktu adalah guratan pada media dan waktu. Selesai sudah apa yang di-imla’kan Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra kepada Sayyidi Muhammad bin Al Musyri Ra
