You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Tasbih Malaikat Jibril Alayhis Salam , Syekh Abu Thalib Al Makkiy rahimahullah

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Tasbih Malaikat Jibril
Tasbih Jibril Alayhis Salam

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy



بسم الله الرحمن الرحيم

حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود

وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد

وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا

وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.


أما بعد:

Imam Muhammad Bin Ali Bin Athiyyah yang terkenal dengan nama Abu Thalib Al Makkiy rahimahullah dalam kitab “Qutul Qulub” jilid 1 halaman: 77: para ulama telah bercerita kepada kami bahwa sanya imam Ibrahim Bin Adham meriwayatkan dari sebagian Wali Abdal, bahwasanya pada suatu malam ia sholat di tepi laut, Kemudian ia mendengar suara kencang mengucapkan tasbih tanpa Kelihatan siapa yang mengucapkannya. Ia berkata, Lalu aku Berteriak : “Siapakah anda? saya mendengar suaramu tetapi tidak melihat Rupamu?” Terdengar jawaban: “Aku adalah malaikat penjaga laut ini, aku selalu mengucapkan tasbih ini sejak aku diciptakan” Aku bertanya : “Siapa namamu? Ia Jawab : “Mahlahyaabil” aku bertanya: “Apa pahalanya orang yang mengucap tasbih tersebut?” ia menJawab : “Siapa yang mengucapkannya seartus kali, maka ia tidak akan mati melainkan setelah melihat tempatnya di surga Atau diperlihatkan kepadanya.

سبحان الله العلي الديان، سبحان الله شديد الاركان، سبحان الله من يذهب بالليل و يأتي بالنهار، سبحان من لا يشغله شأن عن شأن، سبحا ن الله الحنان المنان، سبحان الله المسبح في كل مكان

Subhaana’llaahi’l aliyyi’d dayyaan, subhaa-na’llaahi sya diidi’l arkaan, subhaana man yadzhabu bi’l-lail  wa ya’tii bi’nna-har, subhaana man laa yusy-ghiluhu sya’nun ‘an sya’n, subhaana’llahil han-nanil mannan,subhaana’llaahi’l musabbahi fi ku’lli makaan.

” Maha suci Allah yang maha tinggi, lagi yang maha perkasa, maha suci Allah, yang maha kokoh sendi-sendi ciptaanNya, maha suci yang pergi dengan malam dan datang dengan siang, maha suci yang tidak disibukkan oleh suatu keadaan dari keadaan. Maha suci Allah, yang maha penyantun, yang melim pah-limpah ni’matNya. Maha suci Allah yang dipujikan diseluruh tempat “.

Imam al-Hafizh Muhammad Bin Muhammad al_Hajjujiy al-Hasaniy (wafat tahun 1370 Hijriyah) dalam kitab Bustanul Haqaiqil Aliyyah Fi Tartibil Aurad Wa Nawafilil Khairat Alal Auqatin Nahariyyah Wal Lailiyyah halaman 73 menyebutkan wiridan tersebut dibaca sebelum waktu subuh.

Dan dalam riwayat lain disebutkan dari Abi Zahra seorang muadzin (tukang adzan) di Masjidil Maqdis,beliau berkata: suatu ketika saya sholat di Baitul Maqdis, lalu saya sholat witir di padang pasir, tiba-tiba datang kantukku sehingga saya tertidur, akhirnya pintu kotapun di tutup. Saya tidak terjaga sama sekali, melainkan setelah mendengar Suara halus sayap- sayap malaikat yang telah memenuhi padang Pasir. Salah satu malaikat yang denganku berkata :”Apakah anda manusia?” Saya jawab :”ya” Lalu saya jelaskan bahwa saya tertidur disitu. ia berkata :”tidak apa-apa” Kemudian saya mendengar suatu suara disebelah kananku mengucapkan :


سُبْحَانَ الْقَائِمِ الدَّائِمِ , سُبْحَانَ الْحَيِّ الْقَيُّومِ ، سُبْحَانَ الْحَيِّ الَّذِي لا يَمُوتُ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ ، سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَلِيِّ الأَعْلَى ، سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى ،

Dan suara di sebelah kiriku mengucapkan ucapan yang serupa. Dan akhirnya malaikat-malaikat yang ada disitu semuanya Mengucapkan tasbih tersebut. Maka saya bertanya kepada Malaikat di dekatku :”Siapakah malaikat disebelah kanan itu?” Jawab :”itu adalah Jibril” Saya bertanya lagi :”Dan disebelah kiri itu siapa?” jawab :”itu Mikail” Lalu saya berkata kepadanya :”Apa pahala bagi orang yang mengucapkan tasbih seperti yang kalian ucapkan ini?” Ia menjawab :”Siapa saja mengucapkan seperti apa yang kami ucapkan sebanyak hitungan hari dalam setahun, setiap hari satu atau jadikan satu, maka kelak akan melihat tempatnya di surga” Saya berkata dalam hati :”Mungkin saya tidak akan hidup sampai satu tahun untuk mencukupi hitungannya, maka lebih baik saya berkhalwat dan saya baca sekaligus 360 kali”

Adapun sanad muttashil kepada imam Abu thalib al_Makkiy radhiyallahu anhu sebagai berikut

الحاج رزقي ذو القرنين أصمت البتاوي عن العلامة المعمر السيد عبد الرحمن الكتاني عن والده الحافظ محمد عبد الحي الكتاني عن الأستاذ محمد المكي بن مصطفى ابن عزوز كتابة من الآستانة عن الشيخ محمد صالح الصوفي اللاذقي عن الشيخ محمد عبد القادر بن عمر بن صالح الحبال الزبيري عن الشهاب الحجار عن الشيخ عبد العزيز بن دلف الزاهد عن ابي الفتح محمد بن يحيي البرواتي عن ابي علي محمد بن محمد المندوي عن ابي جعفر عمر عن والده الامام ابي طالب المكي  رضي الله عنه .

Maulana al-Khatm al-Akbar Sayyidi Syekh Ahmad Bin Muhammad at-Tijaniy Radhiyallahu anhu berkata:

من لم يقدر على القيام قبل الصبح فليترك سبحتي من يده

Artinya: Siapa saja yang tidak sanggup bangun tidur sebelum shubuh, maka hendaknya ia lepas tasbehku dari tangannya.


Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya Abu Mun’yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 55.

Sumber : https://yayasanalmuafah.blogspot.com