
Elsubha.com – Wiridan Ikhtiyari
“Untuk mengamalkan wirid ikhtiyari, alangkah lebih bijak jika dikonsultasikan terlebih dahulu kepada muqaddam masing-masing”
Semua dzikiran yang ada dalam Sunnah Nabi Muhammad Saw, pemeluk thariqah diperintahkan untuk mengamalkannya, dimana bagi kami tetap ada izin khusus dan izin umum. Alhamdulillah.
Diantara dzikiran yang disarikan dari Sunnah Nabi Muhammad Saw yang diperintahkan oleh Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra pada sebagian orang-orang khusus adalah:
بِسْمِ اللَّهِ الْعَظِيمِ الْأَعْظَمِ الَّذِي إِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الأَحَدُ الصَّمَدُ، الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْحَنَّانُ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ، يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ.
“Dengan nama Allah yang agung paling agung, yang apabila berdo’a dengannya, Allah ijabah, apabila dipinta dengannya akan diberi. Tiada ilah yang patut disembah melainkan Engkau. Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang yang zhalim. Ya Allah, sungguh aku memohon pada-Mu bahwa sungguh aku telah bersaksi bahwa Engkau adalah Allah yang tunggal dan tempat berlindung yang tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tidak ada yang satupun yang sepadan dengan-Nya. Ya Allah sungguh aku memohon pada-Mu, bahwa bagimu segala pujian, tiada ilah melainkan Engkau, yang Maha Penyayang nan Pemberi Karunia, sang Pencipta langit dan bumi, wahai Dzat yang Perkasa dan Pemurah, Wahai Dzat yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.”
