
Elsubha.com – Wiridan Thariqah At-Tijaniyyah : Wiridan Pagi dan Sore
Wiridan Pagi dan Sore (Lazimah)
Setelah berniat, engkau bisa membaca surah Al Fatihah dengan basmalahnya, kemudian engkau ucapkan,
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهُ
“(Astaghfirullah),” sebanyak 100 kali, lalu bershalawat kepada Nabi Saw sebanyak 100 kali dengan shighat (lafazh shalawat) apa saja, namun yang lebih utama adalah shalawat fatih yang lafazh-nya sebagai berikut:
اللَّهُمَّ صَلَّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، والخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، والهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ، وعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ ومِقْدَارِهِ العَظِيمِ
“Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan atas penghulu kami Nabi Muhammad pembuka sesuatu yang terkunci, penutup dari semua yang terdahulu, penolong kebenaran dengan jalan yang benar, dan petunjuk kepada jalan-Mu yang lurus, dan juga (curahkanlah rahmat dan keselamatan) atas keluarganya dengan sebenar-benar kekuasaan dan ukuran Allah yang Maha Agung.”
Jika tidak, maka ada pula lafazh shalawat yang lebih utama dan terkenal dalam thariqah kita, yaitu:
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ
“Ya Allah, curahkanlah shalawat dan salam atas penghulu kami Muhammad dan juga atas keluarganya.”
Kemudian engkau mengucapkan, لآ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهُ “Tiada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah” sebanyak 100 kali
Inilah yang dinamakan wiridan pagi dan sore, keduanya tidak terpisah kecuali dengan adanya niatan yang jelas; dipagi engkau berniat membaca wiridan pagi dan di sore hari engkau berniat membaca wiridan sore. Niat ini harus diucapkan untuk menentukan wiridan apa yang sedang dibacanya.
