You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Keutamaan Sholawat Fatih

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Keutamaan Sholawat Fatih

Sementara mengenai keutamaan sholawat pada nabi Muhammad Saw, maka hal ini pun sudah akrab ditelinga kaum muslimin. Cukup kiranya aku mengetengahkan firman Allah Swt,

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
innalloha wa malaaa-ikatahuu yusholluuna ‘alan-nabiyy, yaaa ayyuhallaziina aamanuu sholluu ‘alaihi wa sallimuu tasliimaa

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 56)

Sedangkan hadits tentang sholawat kepada nabi Saw, maka banyak sekali keutamaannya dan telah dikenal oleh kebanyakan kaum muslimin, diantaranya adalah sabda Nabi Muhammad Saw,

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ مَرَّةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ مَرَّاتٍ، وَحَطَّ عَنْهُ عَشْرَ خَطِيئَاتٍ، وَرَفَعَ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ

“Barangsiapa yang bersholawat satu kali padaku, niscaya Allah bersholawat padanya dengan sepuluh kebaikan, Allah Swt ampuni sepuluh kesalahan dan Allah Swt angkat ia sepuluh derajat (disisi-Nya).”

Nabi Muhammad Saw pun pernah bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاةً وَاحِدَةً، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا، وَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ عَشْرًا، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ مِائَةً، وَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ مِائَةً، كَتَبَ اللهُ لَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ : بَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ، وَبَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ، وَأَسْكَنَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ الشُّهَدَاءِ

“Barangsiapa yang bersholawat padaku saku kali, niscaya Allah akan bersholawat padanya sepuluh kali. Barangsiapa yang bersholawat padaku sepuluh kali, niscaya Allah akan bersholawat padanya seratus kali. Barangsiapa yang bersholawat padaku seratus kali niscaya Allah Swt akan tuliskan antara dua matanya; terbebas dari kemunafikan diri, terbebas dari api neraka, dan pada hari Kiamat Allah akan tempatkan ia bersama orang-orang yang mati syahid.”

Dan masih banyak lagi hadits yang mengungkap kautamaan sholawat kepada Nabi Muhammad Saw. Kemudian mengenai sholawat Fatih, maka tentu keutamaannya lebih besar daripada sekedar dituliskan belaka.

Perlu diketahui bahwa banyak ulama kenamaan menyarankan untuk mengamalkan semua yang diterima oleh orang-orang yang ‘Arifbillah dari Rasulullah Saw, baik mendapatkannya dalam kondisi terjaga maupun dalam mimpi, selagi amalan itu tidak menabrak dalil-dalil yang qath’i atau tidak mengarah pada mengikis kaidah dalam agama. Semua yang Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra sebutkan berkaitan dengan keutamaan sholawat Fatih dan sholawat Jauharatul Kamal yang beliau dapatkan dari Rasulullah Saw secara yaqzhah (kondisi sadar/terjaga) tidaklah tidak menabrak dalil-dalil yang qath’i atau tidak mengarah pada mengikis kaidah dalam agama, dimana puncaknya adalah bahwa perkara itu merupakan berita dari Nabi Muhammad Saw mengenai dzikiran yang tidak keluar dari syari’at lagi memiliki pahala yang berlipat ganda, yang mana dasarnya adalah firman Allah Swt,

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَا لَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَا بِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَا للّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ  ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ
masalullaziina yungfiquuna amwaalahum fii sabiilillaahi kamasali habbatin ambatat sab’a sanaabila fii kulli sumbulatim mi-atu habbah, wallohu yudhoo’ifu limay yasyaaa, wallohu waasi’un ‘aliim

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261)

Dalam hadits Nabi Muhammad Saw disebutkan,

إِنَّ الْحَسَنَةَ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كثيرة

“Sungguh kebaikan itu (dilipat gandakan) menjadi sepuluh semisalnya hingga tujuh ratus kali lipat yang banyak.”

Jika engkau telah mengetahui ini, maka aku katakan: Sholawat Fatih memiliki delapan martabat keutamaan, yang akan aku sebutkan adalah bagian dari martabat pertama keutamaan sholawat Fatih, dimana keutamaan yang lainnya tersembunyi.

Berikut ini keutamaan sholawat Fatih yang tidak tersembunyi:

1. Barangsiapa yang membacanya satu kali dalam sehari, Allah akan jamin kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

2. Satu kali bacaan sholawat Fatih dapat menghapus semua dosa.

3. Satu kali bacaan sholawat Fatih setara dengan enam ratus kali semua bacaan tasbeh, dzikir dan do’a anak kecil atau orang dewasa yang ada di alam semesta ini.

4. Barangsiapa yang bersholawat dengan sholawat Fatih ini, maka dia akan mendapatkan pahala yang lebih besar daripada pahala seorang wali yang hidup satu juta tahun tidak bersholawat dengan sholawat Fatih.

5. Satu kali bacaan sholawat Fatih setara dengan enam ratus ribu kali bacaan sholawatnya setiap malaikat, manusia dan jin sejak mereka diciptakan hingga waktu dibacakan sholawat Fatih tersebut.

6. Bacaan kedua sholawat Fatih tersebut mendapatkan pahala semisal ditambah pahala bacaan yang pertama tadi.

7. Bacaan ketiga sholawat Fatih tersebut juga akan mendapatkan pahala bacaan sholawat tersebut ditambah pahala bacaan yang pertama dan yang kedua, demikian seterusnya.

8. Orang yang konsisten membacanya setiap hari satu kali saja, ia akan meninggal dunia dengan membawa iman.

9. Jika orang yang bersholawat melakukan perkara yang meruntuhkan amal perbuatannya, maka dengan ia membaca sholawat Fatih, maka amalannya tadi tidak akan runtuh.

10. Barangsiapa yang membaca sholawat Fatih ini di malam Jum’at sebanyak seratus kali, maka dosa-dosanya selama empat ratus tahun akan diampuni. Masih banyak keutamaan lain yang tidak bisa disebutkan di buku ini.

Nah, keutamaan khusus dari sholawat Fatih ini akan didapatkan dengan dua syarat: Pertama, adanya izin dari Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra meski dengan banyaknya perantara orang kepada beliau Ra. Kedua, yakin bahwa sholawat Fatih ini bukanlah buatan manusia, akan tetapi ia datang kepada Sayyidi Muhammad Al Bakri dari sisi ghaib.

Sedangkan keutamaan umum sholawat Fatih Ini adalah, bahwa satu kali bacaan sholawat Fatih adalah fidyah (tebusan) dari api neraka.

Sayyidi Muhammad Al Bakri Ra pernah mengatakan, “Barangsiapa yang membaca sholawat ini satu kali dan tidak masuk surga, maka dia boleh menarik aku dihadapan Allah.”

Al Harusyi dalam Syarh Kunûz Al Asrar mengatakan, “Satu kali bacaan sholawat Fatih ini setara dengan enam ratus ribu sholawat.”

Dua keutamaan inilah yang bisa didapatkan tanpa harus memenuhi persyaratan diatas. Dengan kata lain, sholawat Fatih merupakan sholawat yang paling mulia, dimana sebelumnya tidak ada seseorang bersholawat kepada Nabi Muhammad Saw dengan sholawat yang semisal ini, sebab sholawat Fatih ini memiliki keutamaan yang mencengangkan akal pikiran.

Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra pemah mengatakan, khasiat sholawat Fatih ini merupakan perkara ilahiyyah yang tidak masuk akal, yaitu: “Jikalau saja ada 100.000 kabilah, di satu kabilah ada 100.000 lelaki, setiap lelaki berumur 100.000 tahun, setiap dari mereka membaca sholawat kepada Nabi Saw sebanyak 100.000 sholawat selain sholawat Fatih, lalu semua umat ini dikumpulkan dengan semua jumlah tahun yang ada dan dengan dzikiran yang serupa, maka semua ini tidak menyamai satu pahala bacaan sholawat Fatih.”

Catatan Penting!

Jika seseorang mengalami kesulitan atau memiliki hajat, maka hendaknya ia mengkonsistenkan sholawat Fatih seratus kali setiap kali selesai sholat fardhu; bacaan ‘Ya Lathif sebanyak 1000 kali. Jika ia tidak mampu melakukan itu, maka ia bisa membacanya pada waktu pagi dan sore hari, sebab perkara tersebut merupakan perkara yang bisa mempercepat datangnya jalan keluar atas masalah dan tercapainya apa yang diinginkan, yang tentunya dengan izin Allah Swt.

Sumber : BUKU FATHURRABBANI (FATHURRABBANI FIMA YAHTAJU ILAIHI MURID TIJANY) SYAIKH MUHAMMAD ATH-THASFAWI AT-TIJANY