You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Pembahasan 6. Aku bertanya kepada Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra tentang maksud firman Allah Swt (QS. Hud 11: Ayat 55),
مِنْ دُوْنِهٖ فَكِيْدُوْنِيْ جَمِيْعًا ثُمَّ لَا تُنْظِرُوْنِ

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Aku bertanya kepada Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra tentang maksud firman Allah Swt,

مِنْ دُوْنِهٖ فَكِيْدُوْنِيْ جَمِيْعًا ثُمَّ لَا تُنْظِرُوْنِ
ming duunihii fa kiiduunii jamii’ang summa laa tungzhiruun

“dengan yang lain, sebab itu jalankanlah semua tipu dayamu terhadapku dan jangan kamu tunda lagi.”
(QS. Hud 11: Ayat 55)

Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra menjawab:

Yang diinginkan oleh nabi Hud As adalah bahwa jika memang kalian mengerjakan apa yang sudah kalian kerjakan, kalian membuat tipu daya yang akan berbalik pada kalian, bahkan kalianpun telah mengerahkan kemampuan demi menggapai yang kalian inginkan; baik kemampuan itu sedikit maupun besar, kemampuan itu terlihat nyata dan besar maupun yang terlihat sepele, maka semua itu tidak akan terlepas dari genggaman Allah Swt. Kalian pun tidak akan melakukan sesuatu kecuali sesuatu itu telah ditetapkan sesuai kehendak Allah Swt. Kalian tidak memiliki usaha selain itu, kalian pun tidak akan menemukan daya dan upaya selain itu, tidak bisa bergerak dan tidak punya detikan jiwa sendiri, bahkan kalian pun tidak mengupayakan keteguhan jiwa kecuali semua itu berasal dari kekuatan Allah Swt semata.

Seluruh perkara ini kembali pada hukum dan ketentuan-Nya, kalian tidak memiliki jalan keluar selain ini, posisi kalian terombang-ambing di udara, hembusan ketetapan ilahiyyahlah yang menggiring kalian, beginilah perkara kalian yang sebenarnya. Sementara aku, maka aku kembali pada Allah Swt dengan bertawakal, ridha dengan ketentuan-Nya dan bersikap kokoh terhadap ragam perkara yang diberlakukan padaku, dimana aku sama sekali tidak menoleh pada perkara yang kalian pergunakan untuk menakut-nakutiku atau tidak juga menoleh pada ragam usaha kalian untuk membinasakanku, maka sungguh aku yakin bahwa jika Allah menguasakan aku pada mereka, maka hukum yang ada pada mereka pun akan berlaku padaku sesuai yang Engkau kehendaki padaku. Aku dan juga kalian tidak memiliki tipu daya untuk menolak itu, kemudian jika hukum tersebut tidak berlaku padaku, maka kalian pun tidak memiliki jalan untuk memberlakukannya.

Redaksi pada ayat selanjutnya, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

مِنْ دُوْنِهٖ فَكِيْدُوْنِيْ جَمِيْعًا ثُمَّ لَا تُنْظِرُوْنِ
ming duunihii fa kiiduunii jamii’ang summa laa tungzhiruun

“dengan yang lain, sebab itu jalankanlah semua tipu dayamu terhadapku dan jangan kamu tunda lagi.”
(QS. Hud 11: Ayat 55); maksudnya adalah bahwa seluruh perkara berjalan sesuai dengan kehendak dan hukum yang telah ditentukan Allah Swt pada masa azali, baik terkait dengan perbuatan orang-orang mukallaf, gerakan benda mati yang dzatnya tidak memiliki pilihan, semua itu sama disisi-Nya. Tidak ada sesuatu yang melenceng dari hukum yang telah ditetapkan dan juga sesuai kehendak-Nya, maka yang berlaku adalah apa yang sudah ditentukan dalam ilmu dan kehendak Allah Swt. Selain itu, maka yang ada hanyalah ketiadaan.

-Selesai sudah apa yang di-imla’ kan pada kami dari hafalan dan perkataan Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra.-

Sumber : BUKU SAYYIDI SYAIKH RA MENJAWAB JILID 1 – KAJIAN SEPUTAR AL-QUR’AN (JAWAHIR AL MA’ANI) SYAIKH AL HAJJ ALI HARAZIM AT-TIJANY