You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Hakekat Tasawuf : Keutamaan Tasawuf

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Hakekat Tasawuf : Keutamaan Tasawuf

Diatas telah kita bahas bahwa pembahasan tasawuf adalah berkenaan dengan dzat Allah yang luhur dan ini pembahasan yang paling mutlak, maka ilmu yang berkaitan dengan hal itu merupakan ilmu yang paling utama secara mutlak, sebab di awal ia menunjukkan makna takut kepada Allah, dipertengahannya menunjuk-kan bagaimana ber-mu’amalah terhadap Allah dan pada akhirnya menunjukkan bagaimana ber-ma’rifat dan memutuskan diri fokus pada-Nya. Oleh karena itu, al Junaid al Baghdadi pernah mengatakan, “Jikalau kami tahu dibawah langit ini ada ilmu yang lebih mulia dari ilmu yang sedang kami perbincangkan ini (ilmu tasawuf), maka akupun akan berupaya menggapainya. “anen er leibiol

Dalam kitab Anwâr al Qulüb fi ‘Ilmil Mauhûb, syaikh al Muqilli mengatakan, “Setiap orang yang shâdiq dalam ilmu ini, maka ia adalah orang khusus. Setiap orang yang mampu memahaminya, maka ia adalah orang yang super khusus. Setiap orang yang senantiasa mampu menjabarkan dan berbicara akan ilmu ini, maka ia adalah bintang yang tidak diketahui dan bagai lautan yang tidak pernah terkuras.”

Ulama lain mengatakan, “Apabila engkau melihat ada orang yang diberikan futuh untuk mempercayai jalan ini, maka berilah ia kabar gembira. Apabila engkau melihat ada orang yang diberikan kepahaman akan ilmu ini, maka cemburuilah ia. Apabila engkau melihat ada orang yang Allah berikan futuh untuk berbicara akan ilmu ini, maka muliakanlah la. Apabila engkau melihat ada orang yang mengingkari ilmu ini, maka larilah seperti halnya engkau lari dari singa dan jauhi ia. Tidak ada suatu ilmu yang dikemudian hari tidak dibutuhkan kecuali ilmu tasawuf ini, semua orang pasti membutuhkannya.”

Sumber : BUKU FAIDHAH TIJANI (KASYIFUL ILBAS ‘AN FAIDHATI AL KHATMI ABIL ABBAS) SYAIKH IBRAHIM NIASS AL KULKHI AT-TIJANY