You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Keutamaan Berdzikir Secara Umum : Dalil Keutamaan Dzikir dari Hadits

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Keutamaan Berdzikir Secara Umum : Dalil Keutamaan Dzikir dari Hadits

Sedangkan dalil keutamaan berdzikir dari khabar Nabi Saw; Rasulullah Saw bersabda,

ذَاكِرُ اللهَ فِي الْغَافِلِينَ كَالْمُقَاتِلِ خَلْفَ الْفَارِّيْنَ، وَذَاكِرُ اللَّهَ فِي الْغَافِلِينَ كَغُصْنِ شَجَرٍ أَحْضَرٍ فِي شَجَرٍ يَابِسٍ، وَذَاكِرُ اللهَ فِي الْغَافِلِينَ مِثْلُ مِصْبَاحٍ فِي بَيْتٍ مُظْلِمٍ، وَذَاكِرُ اللَّهَ فِي الْغَافِلِينَ يُرِيْهِ اللَّهُ مَقْعَدَهُ مِنَ الْجَنَّةِ.

“Orang yang berdzikir mengingat Allah di tengah-tengah orang-orang yang lalai, seperti orang yang berperang dibelakang orang-orang yang sedang berlari dari medan perang; orang yang berdzikir mengingat Allah di tengah-tengah orang-orang yang lalai, seperti ranting hijau pada pohon yang kering, orang yang berdzikir mengingat Allah di tengah-tengah orang-orang yang lalai, seperti lampu di rumah yang gelap, orang yang berdzikir mengingat Allah di tengah-tengah orang-orang yang lalai, Allah akan perlihatkan tempatnya di Surga.”

Perkataan Al Imam As-Suyuthi dalam Al Jami’ Al Kabir, “Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Shishri dalam Al Amali-nya; Ibnu Syahin dalam At-Targhib fidz-Dzikri, seraya berkata, “Sanadnya shahih, matannya bagus, namun lafazh-nya sedikit aneh.”

Ath-Thayyibi berkata, “Perumpamaan orang yang berdzikir mengingat Allah itu seperti pepohonan hijau yang memiliki kandungan zat yang membuatnya tetap basah. Sedangkan orang yang lalai dari mengingat Allah diumpamakan seperti pepohonan mati, daunnya berjatuhan dan rantingnya kering. Sementara kondisi mereka adalah hilangnya buah dari kalbu yang bersih, yang wujudnya seperti hilangnya ketaatan tubuh, hilangnya keceriaan wajah dan memucat, tubuh lemas, sama seperti pepohonan yang tidak memiliki buah, tidak pula memiliki daun; jika toh ia memiliki buah tetapi buahnya pahit, tidak ada manisnya sama sekali dan warnanya buahnya pun pucat dan berakhir menjadi busuk.

Rasulullah Saw bersabda,

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى : أَنَا مَعَ عَبْدِي مَا ذَكَرَنِي وَتَحَرَّكَتْ بِي شَفَتَاهُ

“Allah Swt berfirman, ‘Aku bersama hamba-Ku selagi ia mengingat-Ku dan dua bibirnya bergerak dengan mengingat-Ku.”

Rasulullah Saw bersabda lainnya,

مَا عَمِلَ اِبْنُ آدَمَ مِنْ عَمَلٍ أَبْحَى لَهُ مِنَ النَّارِ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ، قَالُوا : يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟، قَالَ: وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا تَضْرِبُ بِسَيْفِكَ حَتَّى يَنْقَطِعَ ثُمَّ تَضْرِبُ بِهِ حَتَّى يَنْقَطِعَ، ثُمَّ تَضْرِبُ بِهِ حَتَّى يَنْقَطِعَ.

“Tidaklah ada amal perbuatan yang dilakukan oleh anak cucu Adam yang paling menyelamatkannya dari adzab api neraka, selain berdzikir kepada Allah Swt. Para sahabat berkata, “Tidak pula dengan jihad di jalan Allah?” Nabi Saw menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali engkau berperang dengan pedangmu, hingga engkau membunuh musuhmu, kemudian engkau berperang lagi dengan pedang itu dan kembali membunuh musuhmu, lalu engkaupun kembali berperang dengan pedangmu dan kembali membunuh musuhmu.”

Rasulullah Saw pun bersabda,

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَرْتَعَ فِي رِيَاضِ الْجَنَّةِ، فَلْيُكْثِرُ ذِكْرَ اللَّهِ

“Barangsiapa yang ingin bersenang-senang di taman surga, maka hendaknya ia memperbanyak berdzikir mengingat Allah Swt.”

Rasulullah Saw pernah ditanya tentang amal apa yang paling utama, beliau menjawab,

أَنْ تَمُوْتَ وَلِسَانُكَ رَطْبٌ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Engkau meninggal dunia dalam kondisi lisanmu basah lantaran berdzikir menyebut nama Allah Azza wa Jalla.”

Rasulullah Saw bersabda,

أَصْبَحَ وَأَمْسَ، وَلِسَانُكَ رَطْبٌ بِذِكْرِ اللَّهِ، تُصْبِحُ وَتُمْسِي وَلَيْسَ عَلَيْكَ خَطِيئَةٌ

“Hendaknya engkau berada pada waktu pagi dan sore sementara lisanmu basah dengan berdzikir menyebut nama Allah Azza wa Jalla, engkau berada pada waktu pagi dan sore dan engkau tidak lagi punya kesalahan.”

Rasulullah Saw bersabda,

لَذِكْرُ الله عَزَّ وَجَلَّ بِالغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ أَفْضَلُ مِنْ حَطْمِ السُّيُوفِ فِي سَبِيلِ الله وَمِنْ إِعْطَاءِ الْمَالِ سَحًّا

“Sungguh berdzikir kepada Allah pada waktu pagi dan petang lebih baik daripada mematahkan pedang lantaran jihad di jalan Allah dan dibandingkan dengan memberi dari harta kekayaan sebanyak-banyaknya.”

Rasulullah Saw bersabda,

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ : الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلَانِ تَحَابًا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ، فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ الله خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

“Ada tujuh golongan yang akan Allah naungi dibawah ‘Arasy-Nya, pada hari yang tiada naungan kecuali naungan-Nya, seorang imam yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Rabbnya, lelaki yang hatinya terikat pada masjid, dua lelaki yang saling mencintai karena Allah; baik kala berkumpul bersama maupun kala berpisah, lelaki yang dipinta oleh wanita yang punya kedudukan dan cantik (untuk berbuat zina), ia berkata; ‘sungguh aku takut pada Allah’, lelaki yang sedekahnya disembunyikan hingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan tangan kanannya, dan lelaki yang menyendiri dan kedua air matanya berlinang.”

Rasulullah Saw bersabda,

مَنْ شَغَلَهُ ذِكْرِي عَنْ مَسْأَلَتِي أَعْطَيْتُهُ أَفْضَلَ مَا أُعْطِيَ السَّائِلِينَ

“Barangsiapa yang disibukkan dengan berdzikir mengingat-Ku daripada berdoa pada-Ku, maka Aku akan berikan kepadanya lebih baik dari apa yang telah Aku berikan kepada orang-orang yang meminta.”

Sumber : BUKU KUPAS TUNTAS SHALAWAT FATIH (AZ-ZUHRUL FA`IH FI FADHLI SHALATIL FATIH) SAYYIDI MUHAMMAD BIN MUHAMMAD BIN AL HASAN IBNU ‘ABDILLAH AL FASI AT-TIJANY