You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Keutamaan Shalawat Fatih : Ulasan Pelengkap Kedua

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Keutamaan Shalawat Fatih : Ulasan Pelengkap Kedua

Kemudian dzikiran yang juga dibaca oleh ruh dan tidak terluputkan adalah do’a, “Ya man azharal jamil,” ini juga dibaca sejak awal adanya alam hingga selamanya, selain itu juga bacaan tasbih, dimana Allah senantiasa mensucikan diri-Nya. Mengenai do’a, “Ya man azharal jamil,” disebutkan dalam hadits bahwa Allah Swt memberi pahala setiap satu kali bacaan sebesar pahala semua makhluk, pahala ini umum bagi semua ciptaan Allah dalam semua alam yang ada; baik hamba Allah atau orang yang berdzikir.

Ketika ruh telah berdzikir sejak diciptakan hingga selamanya, kemudian engkau hitung semua dzikiran ruh dan dilipatgandakan dengan tiga kali lipat ganda, maka berapa pahala yang diperoleh. Begitu juga pahala semisalnya dari bacaan tasbih, dimana Allah senantiasa mensucikan diri-Nya, inipun tak luput diucapkan oleh ruh dan berikut juga do’a tersebut.

Disebutkan dalam hadits bahwa orang yang berdzikir dengan shalawat fatih, maka Allah akan berikan ia pahala ibadahnya penghuni langit dan bumi. Apabila dzikiran ruh dikumpulkan semuanya sejak alam ini diciptakan hingga selamanya dan dilipatgandakan dengan tiga kali lipat, maka betapa banyaknya pahala yang didapat.

Dalam dua dzikiran; Ya man azharal jamil dan juga bacaan tasbih; keduanya memiliki pahala semua dzikiran yang ada, bahkan sampai pahalanya para nabi, para wali quthub dan shiddiqin tanpa mereka berdzikir dengan isim a’zham, ini tidak masuk ke dalam pahala shalawat fatih. Sedangkan pahala lainnya masuk ke dalam pahala bacaan “ya man azharal jamil,” termasuk juga pahala amalan kalbu mereka. Sebab hakekat pahala amal perbuatannya pada Shiddiqin adalah Allah beri mereka hak tajalli-Nya sebagai sebuah adab dan tugas mereka. Andai semua amalan jin, manusia dan alam yang banyak sejak terciptanya alam hingga hari Kiamat itu ditambahkan, maka itupun tidak mampu menggapai kadar amalan para Shiddiqin sekejap matapun, dimana semua Shiddiqin tidak mampu menggapai pahala seorang wali quthub. Begitu juga semua wali quthub selain para nabi, pahala mereka tidak mampu menggapai pahala amalan kalbu seorang nabi, dan ini berlaku pada kedua dzikiran ini (bacaan ya man azharal jamil dan bacaan tasbih), maka coba perkirakan kedua dzikiran ini dengan ditambah dengan tiga kali pelipatgandaan, berapa pahala yang diperoleh?

Kemudian bandingkan amalan semua malaikat yang bermartabat tinggi berikut pahalanya sejak Allah Swt ciptakan alam hingga sangkakala Kiarnat ditiupkan, semua ini masuk ke dalam pahala, “Ya man azharal jamil, bandingkan pula dengan jumlah dzikiran yang dibaca semua makhluk dan tidak pernah terluputkan sejak Allah ciptakan alam ini hingga waktu shalawat fatih dibaca, bandingkan pula semua dzikiran tersebut dengan ditambah tiga kali pelipatgandaan dari setiap malaikat bermartabat tinggi. Lihatlah berapa pahala yang diperoleh. -Selesai sudah apa yang ingin kami sebutkan dari martabat zhahir dari shalawat fatih.-

Perlu juga diketahui bahwa apa yang kami sebutkan dari keutarnaan shalawat fatih dibanding dengan apa yang belum kami sebutkan, maka itu seperti tetesan air di lautan.- Ketahui pula bahwa apa yang belum kami sebutkan, hanay diperoleh oleh mereka yang mengamalkannya dan itu tidaklah ditulis dalam sebuah kitab, tetapi itu hanya disebutkan oleh orang super khusus.

Sedangkan mengenai martabat bathin shalawat fatih, maka yang mengetahuinya hanya orang-orang yang memiliki dzauq dan sisi musyahadah. Semoga Allah Swt jadikan kita termasuk golongan mereka dan berikan minuman mereka (di akhirat) dengan perantara keutamaan dan kemuliaan-Nya. Amîn.

Sumber : BUKU KUPAS TUNTAS SHALAWAT FATIH (AZ-ZUHRUL FA`IH FI FADHLI SHALATIL FATIH) SAYYIDI MUHAMMAD BIN MUHAMMAD BIN AL HASAN IBNU ‘ABDILLAH AL FASI AT-TIJANY