
Elsubha.com – Kenali Rabb-mu; Allah Swt : Khithab yang Mengindikasikan Kehendak Allah dan Hikmah-Nya
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
wa maa kholaqtul-jinna wal-ingsa illaa liya’buduun
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”
(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56); ini merupakan pesan Allah pada sisi hikmah. Kemudian Allah Swt pun pernah berfirman pada sisi hakekat dan kehendak-Nya, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِلَّا مَنْ رَّحِمَ رَبُّكَ ۗ وَلِذٰلِكَ خَلَقَهُمْ ۗ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَاَ مْلَـئَنَّ جَهَـنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَا لنَّا سِ اَجْمَعِيْنَ
illaa mar rohima robbuk, wa lizaalika kholaqohum, wa tammat kalimatu robbika la-amla-anna jahannama minal-jinnati wan-naasi ajma’iin
“kecuali orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat (keputusan) Tuhanmu telah tetap, “Aku pasti akan memenuhi Neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.””
(QS. Hud 11: Ayat 119). Inilah yang sebenarnya terjadi, karena khithab Allah Swt yang mengindikasikan kehendak tidak dapat dinafikan begitu saja, sementara khithab Allah yang berkaitan dengan hikmah bisa dinafikan pada sebagian makhluk yang ada.
