You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Catatan Berharga Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra : Puncak Isim Allah (Al ‘Azhim Al A’zham)

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Catatan Berharga Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra : Puncak Isim Allah (Al ‘Azhim Al A’zham)

Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad at-Tijany Ra mengatakan, “Aku telah diberikan izin oleh Allah Swt dengan bentuk bacaan yang banyak.” Sayyidul wujud, Nabi Saw bersabda padaku, “Sungguh isim a’zham itu dilingkupi hijab dan Allah tidak menyingkap itu kecuali pada orang-orang yang Dia khususkan dengan mahabbah pada-Nya. Jikalau saja manusia mengetahuinya, maka mereka pun akan disibukkan dengan isim a ‘zham tersebut dan meninggalkan pekerjaan yang lain.

Orang yang telah mengetahui isim a’zham lantas meninggalkan Al Qur’an serta shalawat pada Nabi Saw dengan dalih banyaknya pahala keutamaan Allah di dalamnya, maka dirinya ditakutkan mati dalam kondisi su’ul khatimah.

Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad at-Tijany Ra pernah berkata, “Sungguh keutamaan yang disebutkan pada isim al kabir yang khusus dengan shighat yang khusus bagi Nabi Saw tidaklah ditalqinkan dan tidak pula diberikan izin kecuali kepada seorang wali Quthub Al Jâmi, sementara shighat isim lainnya, maka bernilai separuh dari pahala shighat isim a’zham al kabir. Keutamaan ini didapatkan bagi setiap orang yang mengambil isim a’zham al kabir ini dengan sanad yang bersambung. Sedangkan bagi orang yang menemukannya dalam sebuah kitab atau yang lainnya dan ia pun membacanya tanpa ada idzin, maka pahala pahalanya senilai 1 dibanding 10 kebaikan saja, tidak yang lainnya.”

Begitu pula kondisinya bagi orang yang membaca surah Al Fatihah tanpa merasakan ia telah membaca isim a’zham di dalamnya, maka ia pun mendapatkan pahala bacaan surah Al Fatihah saja. Nah, orang yang membaca Surah Al Fatihah dengan berkeyakinan bahwa kala itu juga ia membaca isim a’zham di dalamnya lantaran terdapat huruf-huruf tersebut, maka ia pun mendapatkan pahala membaca surah Al Fatihah dan pahala membaca isim a’zham bersamaan dengan ia membaca surah Al Fatihah dan itu jelas merupakan pahala yang besar.

Orang yang membaca surah Al Fatihah dengan niat isim seraya berkeyakinan bahwa (bersamaan dengan membaca surah Al Fatihah) ia sedang membaca isim lantaran adanya sisi kesempurnanya huruf-huruf isim didalamnya. Engkau pun berkeyakinan bahwa itu adalah isim khash untuk Dzat Allah dan bukan yang khusus dengan Dzat-Nya.

Sumber : BUKU NAFA `IS SUKAIRIJIYYAH (AN-NAFA `IS AS-SUKAIRIJIYYAH) SYAIKH AHMAD BIN AL ‘IYASY SUKAIRIJ AT-TIJANY