
Elsubha.com – Mutiara Penciptaan Arsy dari Hakikat Muhammad SAW; Kitab ‘Anqa’ Mughrib fi Khatam al-Auliya wa Syams-ul Maghrib wa Nuktah Sirr Al-Syifa’ fi al-Qarn al-Lahiq bi Qarn al-Mushthafa
Setelah Allah SWT mengetahui kehendak-Nya dan menjalankan kehendak itu seperti biasaannya, Allah menatap hati Muhammad yang menyimpan cahaya-cahaya. Allah menyingkap segala tabir darinya. Lalu Allah SWT bertajali (menampakkan) diri kepada Muhammad melalui pandangan mata hati maupun mata kepala. Sehingga cahaya yang datang dari dua arah itu semakin menebal dan padat. Allah SWT menciptakan Arsy dari cahaya Muhammad SAW, menjadikan cahaya Muhammad sebagai tempat bagi Arsy, dan segala yang ada ketika itu terkandung di dalam cahaya hakikat Muhammad. Hanya saja, tempat yang mereka tinggali berada di bawah tempat Muhammad SAW. Sedangkan di tempat tinggal cahaya hakikat itu terdapat tajali yang begitu indah. Otomatis, mereka berada di tempat yang terbatas, dan tinggal bersama di satu tempat. Sementara hakikat Muhammad SAW berada di tempat lain bersama Dzat yang memilihnya menjadi kekasih tercinta. Allah SWT menjadikan Muhammad sebagai khazanah menyimpan rahasia-rahasia-Nya, tempat berlangsungnya segala perintah-Nya. Cahaya hakikat Muhammad adalah apa yang disebut dengan kata (Kun, jadilah!). Sehingga, tidak ada satu pun yang akan terjadi kecuali melalui Muhammad. Tidak ada satu kabar pun yang menyebar kecuali melalui Muhammad. Hakikat Muhammad adalah tabir bagi penampakan dan tajali Allah SWT, intan emas bagi hiasan-hiasan-Nya, dan tangga untuk sampai dan bertemu pada-Nya.
