You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Pembahasan 32. Aku bertanya kepada Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra tentang maksud firman Allah Swt (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 28),
لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُوْنَ الْكٰفِرِيْنَ اَوْلِيَآءَ مِنْ دُوْنِ الْمُؤْمِنِيْنَ ۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللّٰهِ فِيْ شَيْءٍ اِلَّاۤ اَنْ تَتَّقُوْا مِنْهُمْ تُقٰٮةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللّٰهُ نَفْسَهٗ ۗ وَاِ لَى اللّٰهِ الْمَصِيْرُ

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Aku bertanya kepada Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra tentang maksud firman Allah Swt,

لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُوْنَ الْكٰفِرِيْنَ اَوْلِيَآءَ مِنْ دُوْنِ الْمُؤْمِنِيْنَ ۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللّٰهِ فِيْ شَيْءٍ اِلَّاۤ اَنْ تَتَّقُوْا مِنْهُمْ تُقٰٮةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللّٰهُ نَفْسَهٗ ۗ وَاِ لَى اللّٰهِ الْمَصِيْرُ
laa yattakhizil-mu-minuunal-kaafiriina auliyaaa-a ming duunil-mu-miniin, wa may yaf’al zaalika fa laisa minallohi fii syai-in illaaa ang tattaquu min-hum tuqooh, wa yuhazzirukumullohu nafsah, wa ilallohil-mashiir

“Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, melainkan orang-orang beriman. Barang siapa berbuat demikian, niscaya dia tidak akan memperoleh apa pun dari Allah, kecuali karena (siasat) menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya, dan hanya kepada Allah tempat kembali.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 28)

Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra menjawab:

Dalam kajian syari’at, maksud ayat diatas adalah Allah Swt memperingatkanmu dengan ketakutan dan rasa tidak aman dari makar Allah Swt dalam segala nikmat yang Dia berikan padamu dan dalam segala nikmat yang dengannya la tolak segala keburukan darimu serta Dia berikan keleluasaan bagimu disiang dan malam hari, maka berhati-hatilah kalian dari murka-Nya pada kondisi ini, sebab tidak ada yang merasa aman dari murka Allah kecuali orang yang memang pantas mendapatkan adzab Allah Swt.

Sedangkan dalam kajian hakikat, makna, “Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya,” adalah bahwa Allah Swt memperingatkan kalian agar tidak mencari tahu secara mendalam tentang Dzat Allah Swt, sebab hal tersebut tidaklah cocok untuk kalian ketahui lantaran kalian tidak mampu untuk menelusurinya, maka berhati-hatilah kalian dari turunnya adzab Allah lantaran kalian mencari tahu secara mendalam tentang Dzat Allah dan cukupkanlah diri kalian dengan apa yang nabi Muhammad Saw tetapkan.

-Selesai sudah apa yang di-imla’ kan pada kami dari hafalan dan perkataan Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra.-

Sumber : BUKU SAYYIDI SYAIKH RA MENJAWAB JILID 1 – KAJIAN SEPUTAR AL-QUR’AN (JAWAHIR AL MA’ANI) SYAIKH AL HAJJ ALI HARAZIM AT-TIJANY