You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Pembahasan 25. Akupun bertanya kepada Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra tentang pernyataan sufi, “Seorang faqir adalah anak dari zamannya”

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Akupun bertanya kepada Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra tentang pernyataan sufi, “Seorang faqir adalah anak dari zamannya”

Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra menjawab:

Maknanya adalah apa yang dia lihat merupakan perkara wajib pada waktunya, dia menelusuri jalan tersebut dan meninggalkan apa yang tidak dia butuhkan. Seorang murid senantiasa melihat apa yang memiliki maslahat bagi dirinya, andai ia meninggalkan ini, maka akan menimbul-kan kemudharatan bagi dirinya, sehingga mau tidak mau dia harus menapaki jalan tersebut dan meninggalkan selain itu, inilah murid yang shâdiq.

Orang yang ‘Arifbillah pada setiap waktunya akan menentukan hukum sesuai sisi tajalli-Nya Allah padanya, dia bisa memberikan hak setiap orang. Orang ‘Arifbillah yang memiliki kedudukan yang tinggi, dia senantiasa mengawasi apa yang nampak dari sisi hadhrah ilahiyyah, mereka menerima apa yang nampak dari hadhrah ilahiyyah dengan penyembahan diri dan adab yang khusus dengan perkara tersebut. Dengan kata lain, makna seorang yang fakir adalah anak waktunya adalah sebutan bagi orang-orang yang berada dalam kondisi murâqabah kubra di setiap waktunya sesuai dengan sisi tajalli-Nya Allah yang membentur mereka, dengan demikian mereka mewarnai diri mereka sesuai dengan warna tajalli-Nya Allah dalam bentuk ibadah dan juga adab, hal ini bertujuan agar setiap tajalli yang hadir dapat diberikan haknya dari sisi penghambaan dan adab.

-Selesai sudah apa yang di-imla’kan Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra kepada kami.-

Sumber : BUKU SAYYIDI SYAIKH RA MENJAWAB JILID 2 – KAJIAN SEPUTAR HADITS, SULUK, DAN FIKIH (JAWAHIR AL MA’ANI) SYAIKH AL HAJJ ALI HARAZIM AT-TIJANY