
Elsubha.com – Bacaan Surah al Fatihah Dengan Niatan Bersyukur Pada Allah
“Untuk mengamalkan wirid ikhtiyari, alangkah lebih bijak jika dikonsultasikan terlebih dahulu kepada muqaddam masing-masing”
Diantara wiridannya Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra adalah bacaan Surah al Fatihah dengan khasiat yang sudah diketahui bersama; yang juga menyimpan rahasia yang besar dan perbendaharaan yang tak lekang, bacaan yang belum pernah diberikan kepada satupun orang khusus kecuali Sayyidi Syaikh Ahmad at-Tijany Ra, dimana Sayyidi Syaikh Ra diberikan izin dari Rasulullah Saw.
Tatacaranya demikian:
اللَّهُمَّ إِنِّي نَوَيْتُ قِرَاءَةَ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ، بِنِيَّةِ اِسْتِغْرَاقِ شُكْرِ جَمِيعِ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ، مِنْ نِعَمِكَ عَلَيَّ الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ، وَالْحِسِّيَّةِ وَالْمَعْنَوِيَّةِ، وَالْمَعْلُوْمَةِ عِنْدِي وَالْمَجْهُولَةِ لَدَيَّ، وَالْعَاجِلَةِ وَالآجِلَةِ، وَالْمُتَقَدِّمَةِ وَالْمُتَأَخِّرَةِ، وَالدَّائِمَةِ وَالْمُنْقَطِعَةِ … بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ … الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
“Ya Allah, sungguh aku niat membaca surah al Fatihah dengan niatan mensyukuri semua yang terliput dalam ilmu-Mu dari ragam nikmat yang Engkau beri padaku; nikmat yang zhahir dan nikmat yang bathin, nikmat yang nyata dan nikmat yang abstrak, nikmat yang ku ketahui dan nikmat yang tidak kuketahui, nikmat yang cepat maupun nikmat yang ditunda, nikmat yang didahulukan dan nikmat yang diakhirkan, nikmat yang selalu datang maupun nikmat yang terputus sewaktu-waktu:
Bismillahirrahmanirrahim: Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin….”
