
Elsubha.com – Kenali Perkara Yang Terjadi di Alam Semesta dan Yang Menunggumu : Makna Al Madad
Jikalau tabir tersingkap, niscaya engkau pun akan melihat bahwa zaman sebenarnya tidak ada wujudnya dan tidak tersisa kecuali Wujud al Mutlaq, wa Qidamuhu wa Baqq uhu, yaitu Allah. Wujud yang mutlak tidaklah dinisbatkan kecuali pada Dzat yang terpuji lagi suci; yaitu Allah Swt. Maksudnya mutlaq adalah tidak terjadinya beragam perubahan pada ragam sisi sebab, keberadaan Allah Swt dari Dzat-Nya, untuk Dzat-Nya; dari Dzat-Nya pada Dzat-Nya. Inilah Allah Swt, sebagaimana hakikat dari kegelapan itu adalah ketiadaan, maka semua makhluk yang ada sebenarnya adalah kegelapan ditinjau dari hakikatnya; dia tidak ada bahkan tidak ada cahaya padanya, akan tetapi wujud dirinya itu mengambil madad dari cahayanya Nabi Saw dan dari itulah dia ada; dari itu pula dia memiliki gambaran.
Sedangkan berkaitan dengan cahayanya Nabi Saw, maka tidak dikatakan kecuali itu adalah cahaya yang mutlaq, karena cahaya tersebut mengambil dari cahayanya Allah Swt, sebab Dialah sang wujud yang mutlaq. Maka makna memohon madadnya Allah Swt adalah, bahwa Allah menciptakan untuk Dzat-Nya yang Suci dan bukan untuk sesuatu selain-Nya, sehingga tidak ada yang cacat, tidak pula ada perantara antara makhluk dengan Allah Swt. Allah ciptakan makhluk untuk Dzat-Nya, dan tidak yang lainnya, dimana wujud seluruh kehidupan yang ada secara umum dan mutlaq masih terikat dengan wujudnya Nabi Muhammad Saw.
