
Elsubha.com – Nafa`is dan Asrar : Istri yang Buruk Sifatnya adalah Cobaan terberat
إِذَا وَجَدْتَ سَبِيلًا لِنَيْلِ مَا تَشْتَهِيْهِ # فَلَا تَكُنْ مُتَرَاجِي وَفُرْ بِمَا تَبْتَغِيْهِ
“Apabila engkau temui jalan untuk menggapai apa yang kau inginkan, maka jangan kau tunda dan menanglah dengan apa yang kau inginkan.”
Aku pun berkata,
لاَ خَيْرَ فِي امْرَأَةٍ لَمْ يَنْجَلِيَ مَعَهَا # عَنْ زَوْجِهَا هَمُّهُ فِي السِّرِّ وَالْعَلَنِ
يَخِفُ عِنْدِي كُلَّ مِحْنَةٍ ثَقُلَتْ # وَالزَّوْجَةُ السُّوْءِ هِيَ أَثْقَلُ الْمِحَنِ
“Tidak ada kebaikan pada wanita yang keinginannya tidak tergugah pada suaminya # baik kala sendiri maupun ramai
Setiap cobaan itu akan ringan bagiku # sementara yang terberat adalah cobaan istri yang buruk.
