You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Nafa`is dan Asrar : Perhatikan Adab Saat Berzikir

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Nafa`is dan Asrar : Perhatikan Adab Saat Berzikir

Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad at-Tijany Ra senantiasa mengajak untuk memperhatikan adab saat berdzikir, sehingga beliau pun melarang untuk salah dalam mengucapkan lafazh dzikiran, (melarang) mengangguk-angguk saat berdzikir, (melarang) hanya mendengarkan bacaan wiridannya dan tidak mengucapkannya, (melarang) bergoyang saat berdzikir dan melantur saat berdzikir. la harus khusyuk merasa hatinya pecah dan tunduk. Apabila mereka berdzikirnya di rumah Allah, maka jangan sampai suara tersebut terdengar keluar rumah Allah, cukup terdengar seperti suara lebah yang beterbangan sebagai simbol penghormatan bagi rumah Allah, agar tidak mengeraskan suara terlebih suara yang mengganggu.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ يَغُضُّوْنَ اَصْوَا تَهُمْ عِنْدَ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ امْتَحَنَ اللّٰهُ قُلُوْبَهُمْ لِلتَّقْوٰى ۗ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ عَظِيْمٌ
innallaziina yaghudhdhuuna ashwaatahum ‘ingda rosuulillaahi ulaaa-ikallaziinamtahanallohu quluubahum lit-taqwaa, lahum maghfirotuw wa ajrun ‘azhiim

“Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertakwa. Mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.”
(QS. Al-Hujurat 49: Ayat 3)

Tidak diragukan lagi bagi kami bahwa Nabi Saw dan para khalifah serta Sayyidi Syaikh Ra senantiasa menghadiri hailalah pada hari Jum’at, andai majelis tersebut selamat dari ragam perkara bid’ah, fitnah, sesuatu yang melalaikan, permainan. Jika tidak demikian, maka mereka pun tidak akan hadir.

Nabi Saw bersabda,

جَنَّبُوا مَسَاجِدَكُمْ صِبْيَانَكُمْ وَرَفَعَ أَصْوَاتِكُمْ وَخُصُوْمَاتِكُمْ وَبَيْعِكُمْ وَشِرَاءكُمْ

“Jauhkanlah masjid-masjid kalian dari anak-anak kalian, dari mengangkatnya suara kalian (didalamnya), dari pertengkaran kalian, dari jual beli kalian.”

Rasulullah Saw juga bersabda,

الكَلامُ فِي الْمَسْجِدِ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللَّهِ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ

“Berbicara dimasjid selain berdzikir menyebut Allah, dapat memakan beragam kebaikan, sebagaimana api menelan kayu yang kering. (Lihat, Sayyidi Ahmad bin al ‘lyyasy Sukairij, Rafu An-Niqab Ba’da Kasyl al Hijab ‘Amman Talaqqa Ma’a asy-Syaikh at-Tijany Min al Ashbab, Seperempat Keempat, hal. 244, 246, 261.)

Sumber : BUKU NAFA `IS SUKAIRIJIYYAH (AN-NAFA `IS AS-SUKAIRIJIYYAH) SYAIKH AHMAD BIN AL ‘IYASY SUKAIRIJ AT-TIJANY