You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Pondasi Ke-5 : Khalifah

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Pondasi Ke-5 : Khalifah

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

ثُمَّ اَوْرَثْنَا الْكِتٰبَ الَّذِيْنَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَا دِنَا ۚ فَمِنْهُمْ ظَا لِمٌ لِّنَفْسِهٖ ۚ وَمِنْهُمْ مُّقْتَصِدٌ   ۚ وَمِنْهُمْ سَا بِقٌ بِۢا لْخَيْرٰتِ بِاِ ذْنِ اللّٰهِ ۗ ذٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيْرُ 
summa aurosnal-kitaaballaziinashthofainaa min ‘ibaadinaa, fa min-hum zhoolimul linafsih, wa min-hum muqtashid, wa min-hum saabiqum bil-khoirooti bi-iznillaah, zaalika huwal-fadhlul-kabiir

“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.”
(QS. Fatir 35: Ayat 32)

➤ Waratsah Al Kitab merupakan pemberian tanpa perlu usaha

“ثُمَّ اَوْرَثْنَا الْكِتٰبَ”

➤ Setiap pewaris adalah orang terpilih, selain mereka tidak termasuk ke dalam,

“الَّذِيْنَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَا دِنَا ۚ”

➤ Setiap manusia dimuliakan, sekalipun mereka melakukan kedurjanaan,

“فَمِنْهُمْ ظَا لِمٌ لِّنَفْسِهٖ”

Maka orang yang zhalim pada diri sendiri juga merupakan orang-orang pilihan.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri Ra, dari Nabi Saw, bahwa beliau bersabda mengenai ayat ini,

هؤلاء كُلُّهُمْ بِمَنْزِلَةٍ وَاحِدَةٍ ، وَكُلُّهُمْ فِي الجَنَّةِ

Mereka semua itu ada pada satu kedudukan dan semuanya di surga. (HR. At-Tirmidzi, dimana ia menilainya hasan, Ath-Thayalisi, dan Al Baihaqi.)

Nabi Saw pun bersabda mengenai ayat ini,

سَابِقَنَا سَابِقٌ، وَمُقْتَصِدَنَا نَاجِ، وَظَالِمَنَا مَغْفُورٌ لَهُ

“Orang yang mendahului kami adalah orang yang mendahului (dalam kebaikan), yang sederhana diantara kami adalah orang yang selamat dan yang menzhalimi kami dosa-dosanya diampuni.” (HR. Al Baihaqi dalam Al Ba’tsu wan-Nusyür, Adz-Dzahabi menyebutkannya dalam Tadzkirah Al Huffazh seraya berkata, “Para periwayatnya tsiqaf; As-Subki dalam Thabaqat Asy-Syatiluyah, dimana lapun menilainya shahih.)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَـقَدْ كَرَّمْنَا بَنِيْۤ اٰدَمَ وَحَمَلْنٰهُمْ فِى الْبَرِّ وَا لْبَحْرِ وَرَزَقْنٰهُمْ مِّنَ الطَّيِّبٰتِ وَفَضَّلْنٰهُمْ عَلٰى كَثِيْرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيْلًا
wa laqod karromnaa baniii aadama wa hamalnaahum fil-barri wal-bahri wa rozaqnaahum minath-thoyyibaati wa fadhdholnaahum ‘alaa kasiirim mim man kholaqnaa tafdhiilaa

“Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak-cucu Adam, dan Kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna.”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 70)

Ini merupakan sisi pemuliaan terhadap manusia secara umum. Setiap manusia merupakan khalifah dari Allah Swt,

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَـكُمْ خَلٰٓئِفَ الْاَ رْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجٰتٍ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَاۤ اٰتٰٮكُمْ ۗ اِنَّ رَبَّكَ سَرِيْعُ الْعِقَا بِ ۖ وَاِ نَّهٗ لَـغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
wa huwallazii ja’alakum kholaaa-ifal-ardhi wa rofa’a ba’dhokum fauqo ba’dhing darojaatil liyabluwakum fii maaa aataakum, inna robbaka sarii’ul-‘iqoobi wa innahuu laghofuurur rohiim

“Dan Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di Bumi dan Dia mengangkat (derajat) sebagian kamu di atas yang lain, untuk mengujimu atas (karunia) yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat memberi hukuman, dan sungguh Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 165)

Rasulullah Saw bersabda,

كُلُّ بَنِي آدَمَ سَيِّدٌ

“Seluruh anak keturunan Adam adalah penghulu. ” (HR. Al Baihaqi; Ad-Dailami dalam Al Firdaus, hadits no. 29321 dalam Kanz Al ‘Ummal.)

Khalifah, baik khalifah penebar petunjuk, yang bersumber dari nama Allah; Al Hadi (Yang Memberi Petunjuk) atau khalifah penebar kesesatan, yang bersumber dari nama Allah; Al Mudhill (Yang Menyesatkan). Setiap dari nama-nama Allah ada khalifahnya.

Sumber : BUKU RAHASIA WUSHUL TIJANY (AL USHUL FI SIRR AL WUSHUL) SYAIKH SHALAHUDDIN AT-TIJANY