
Elsubha.com – Sya’ir Syaikh Islam Sayyidi Ibrahim Ar-Riyahi Memuji Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra.
Aku kira pada akhir bab ini, sya’ir Syaikh Abu Ishaq Sayyidi Ibrahim Ar-Riyahi yang memuji Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra akan menjawab orang-orang yang ingkar kepada Sayyidi Syaikh Ra cocok sebagai penutup bab ini, demikian sya’ir nya:
يَا تُرَى مُمرضِي دَرَى بِسَقَامِي # وَانْتِحَالِي وَذُلَّنِي وَغَرَامِي
وَازْدِيَادِ السُّجُوْنِ فِي كُلِّ حَسْمِي # فَهُوَ إِنْ يَرْضَهُ أَعَزُّ مرامی
Wahai perawatku, sakitku, # kehinaanku dan kerinduanku Ditambah seluruh tubuhku terpenjara, #namun jika Dia ridha, itulah paling mulianya tujuanku.
مَا عَدَا هِجْرَةً فَأَجْنَادُ صَبْرِي # لَا نُطِيقُ الْجَوَى وَنَارَ الْغَرَامِ
كَيْفَ وَالرِّيَاسَاتُ إِنْ حَمَلْتَهُ # مَا اسْتَطَاعَتْ لِحَمْلِهِ مِنْ قِيَامِ
Terkecuali engkau tidak mempedulikanku, maka kesabaranku # tidak terbendung dan kerinduanku membara
Bagaimana sementara jika deretan gunung dipinta untuk memikulnya, #maka mereka pun tidak bisa melakukannya
أَيُّهَا الهَاجِرِى وَإِنْ كُنْتَ أَهْلًا # لِلنَّوَى وَالْجَفَا وَبُعْدَ الْمَرَامِ
وَعَذَابِي بِنَارِ هِجْرِكَ حُبِّى # أَيْنَ حِلْمُ الهِي وَصَفْحَ الْكِرَامِ
Wahai orang yang tidak mempedulikanku, andai engkau memang pantas # untuk dijauhi dan jauhnya tercapai keinginanku
Sementara kecintaanku engkau uji aku dengan panasnya keacuhanmu, # maka mana kesantunan dan lapangnya kemuliaan Tuhanku
كَيْفَ يَا سَيِّدِى وَأَنْتَ مُرَادِى # وَاعْتِمَادِي وَمُنِيَّتِي وَإِمَامِي
وَحَبِيْبِي وَبُغْيَتِي كُلَّ وَقْتٍ # وَعَلَى مَنْ سِوَاكَ أَلْفَ سَلَامِ
Bagaimana wahai penghuluku, sedangkan engkau adalah yang kumaksud, # sandaran, angan-angan dan imamku
Orang yang kucintai, yang kuangankan setiap waktu, # sedang selainmu kuberi seribu salam
وَكَيْفَ أَذْلَلْتَ بِالْحَفَاءِ مُحِيًّا # مُدْنِفًا حَائِرًا كَثِيرَ السَّقَامِ
وَتَمَنَّعْتَ عَنِ الْوِصَالِ خَلِيْلٌ # لَكَ فِي قَلْبِهِ أَعَزُّ مَقَامِ
Mengapa orang yang mencintaimu engkau campakkan # sehingga ia merana, bingung lagi banyak menderita sakit
Mengapa sahabat karibmu Engkau cegah untuk bersambung (denganmu) # sementara dalam hatinya engkau memiliki kedudukan yang paling mulia
صَارَ يَهْوَى مِنْ بَعْدِ الْتِلَافِ # وَاتِّحَادٍ وَوُصْلَةٍ وَمَقَامِ وَوِئَامٍ وَعِزَّةٍ وَافْتِخَارٍ # لَكَ وُصْلَةً وَلَوْ بِطَيْفِ مَنَامِ
Dia merana setelah sempat cocok, # bersatu, nyambung dan punya kedudukan, kecocokan, kemuliaan dan kebanggaan padamu, # meski dalam mimpi
آهِ أَلْفًا عَلَى لَيَالِي تَقَضَت # بِالْهُنَا وَالْمُنَى وَطِيْبِ الْكَلَامِ
وَوِئَامٍ وَعِزَّةٍ وَافْتِخَارٍ # لَكَ وُصْلَةً وَلَوْ بِطَيْفِ مَنَامِ
Dia merana setelah sempat cocok, # bersatu, nyambung dan punya kedudukan, kecocokan, kemuliaan dan kebanggaan padamu, # meski dalam mimpi
آهِ أَلْفًا عَلَى لَيَالِي تَقَضَت # بِالْهُنَا وَالْمُنَى وَطِيْبِ الْكَلَامِ
أَتُحْفَتُنَا بِحُسْنِهَا وَسَنَاهَا # نَظَمْتُ شَمْلَنَا بِأَيِّ انْتِظَامِ
Menyesal dengan senangnya malam yang telah digantikan # dengan kesenangan, angan-angan dan ucapan yang manis
Engkau berikan kami ragam kebaikan dan keluhurannya, # Engkau pula satukan jiwa kami dengan pengaturan yang apik
حَيْثُ فَاسٌ قَرَارُنَا وَهِيَ دَارٌ # دَارُ عِلْمٍ وَرِفْعَةٍ وَسَلَامِ
بَلْدَةٌ زُيِّنَتْ بِكُلِّ كَمَالٍ # مَا لِدَارٍ حُسْنُهَا مِنْ خِصَامِ
Dimana Negeri Fess adalah ketetapan kami, ia adalah rumahnya # ilmu, keluhuran dan kedamaian
Negeri yang dihias dengan segala kesempurnaannya, # tidak ada rumah yang kebaikannya tidak dipermasalahkan lagi
مَا لِمِصْرَ وَلَا لِبَغْدَادَ مَعْنَى # مِثْلَ فَإِس كَثِيرَةَ الإِكْرَامِ
لا وَلَا تُؤْنِسُ وَطَنْجَةَ قَدْرٌ # مُشَبَّةٌ لَا وَلَا عِرَاقٌ وَشَامُ
Mesir, Baghdad pun tidak memiliki arti # Seperti kota Fess yang kaya akan kemuliaan
Bahkan Tunis dan Thanjah pun tidak bisa menyamai kedudukannya, # apalagi Irak dan Syam.
أَيُّ سِرِّ بِهَا وَأَيُّ سُرُورٍ # مَا رَأَيْنَاهُ مِنْ زَمَانِ الْفِطَامِ
وَعُلُوْمٌ سَمَتْ وَضَاءَتْ سَنَاءَ # وَقَدْ قَطَفْنَا وَأَيُّ شُرْبٍ مَدَامُ
Rahasia apa dan kesenangan apa # yang kami tidak pernah lihat sejak zaman penyapihan (anak kecil)
Beragam ilmu yang tinggi nan bersinar # telah kami petik, lantas minuman apalagi yang memabukkan
أَيُّ مَعْنَى وَأَيُّ لُطْفٍ وَظَرْفٍ # وَابْتِهَاجٍ وَمِنْهُ وَاغْتَنَامُ
وَفُتُوحٌ بِهَا وَفَهُمْ عَظِيمٌ # وَغَرَامٌ يُهَاجُ بِالْأَنْعَامِ
Makna apalagi, luthuf dan kondisi serta kegembiraan apalagi Futuh dan pemahaman yang bagus, # dimana kerinduan pun terukir dengan nada lagu
وَالإِمَامُ التِّجَانِي أَحْمَدَ فِيْنَا # مُحْتَى سَيِّدًا مِسْكَ الْخِتَامِ وَ هُوَ حِصْنٌ لَنَا وَحِبْرٌ كَبِيرُ # بِالْهُدَى دَاعِيًا لِدَارِ السَّلَامِ
Imam At-Tijany keturunan Nabi Saw ada ditengah-tengah kami; # sosok terpilih dengan semerbak misik nan harum Beliau adalah benteng kami, seorang tokoh besar dengan # hidayah, mengajak pada Darussalam (surga)
يَسْرُجُ النُّوْرُ فِي الْقُلُوبِ وَيَمْحِي # كُلَّ رَانٍ عَلَى الْقُلُوْبِ السَّقَامِ
وَ هُوَ حِصْنٌ لَنَا وَحِبْرٌ كَبِيرُ # بِالْهُدَى دَاعِيًا لِدَارِ السَّلَامِ
Imam At-Tijany keturunan Nabi Saw ada ditengah-tengah kami; # sosok terpilih dengan semerbak misik nan harum Beliau adalah benteng kami, seorang tokoh besar dengan # hidayah, mengajak pada Darussalam (surga)
يَسْرُجُ النُّوْرُ فِي الْقُلُوبِ وَيَمْحِي # كُلَّ رَانٍ عَلَى الْقُلُوْبِ السَّقَامِ
وَيَزِيلُ الْعُيُوْبَ كُلًّا وَيَنْفِي # بِمِيَاهِ الْغُيُوْبِ كُلَّ ظَلَامِ
Sosok yang mengarahkan cahaya (Allah) pada banyak kalbu dan menghapus # segala kotoran kalbu-kalbu yang sakit
Sosok yang menghilangkan segala aib # dengan air ghaib yang mampu mensimakan segala kegelapan
يَسْكُبُ السِّرَ فِي سَرَائِرِ قَوْمٍ # أَتْقِيَاءُ وَأَصْفِيَاءُ كِرَامُوَيَبْتُ العُلُوْمَ بَيْنَ أُنَاسٍ # أَصْبَحُوا بِالْوِصَالِ سُكَرَى غَرَامِ
Beliau menuangkan sirr pada kalbu kaum # mereka adalah orang-orang yang bertakwa, pilihan Allah nan mulia
Sosok yang menyebarkan ragam ilmu diantara manusia # sehingga mereka mabuk untuk senantiasa bisa terhubung
وَيَبْتُ العُلُوْمَ بَيْنَ أُنَاسٍ # أَصْبَحُوا بِالْوِصَالِ سُكَرَى غَرَامِ
Beliau menuangkan sirr pada kalbu kaum # mereka adalah orang-orang yang bertakwa, pilihan Allah nan mulia
Sosok yang menyebarkan ragam ilmu diantara manusia # sehingga mereka mabuk untuk senantiasa bisa terhubung
ذَاكَ فَإِنَّ فِي اللَّهِ حُبًّا وَهَذَا # قَدْ حُبِّي بِالْمُنَى وَأَعْلَى مَقَامِ
وَتَرْقَى بِسِرِّهِ وَتَفَانِّى # فِي جَمَالِ النَّبِيِّ بَدْرِ التَّمَامِ
Itulah sosoknya, sungguh karena Allah aku cinta (beliau) dan inilah # cintaku dengan penuh angan-angan lagi berharap maqam yang luhur
Dengan sirr beliaulah engkau bisa naiki tangga suluk dan fana # pada kegantengan nabi, sang purnama
يَا نُفُوْسًا دَقَّتْ لِقَهْرِ التَّجَلَّى # يَا قُلُوْبًا خَصَّتْ بِنَيْلِ الْمَرَامِ يَا
رِجَالَ الْهُدَى وَيَاذَا الْمَعَالِي # يَا عَقُوْلًا حَرَّتْ لِلُّطْفِ وَالْكَلَامِ
Wahai jiwa yang terketuk dengan paparan tajalli # wahai kalbu yang tunduk demi menggapai yang diinginkan
Wahai orang yang telah mendapatkan hidayah, wahai sosok yang memiliki sifat luhur # wahai orang berakal yang tunduk pada perkataan lembut.
مَدَّدَ مُدَّهُمْ بِهِ الشَّيْخُ جُوْدًا # وَامْتِنَانًا مِنْ فَيْضِهِ الْمُتَسَامَى
وَحَبَاهُمْ وَعَمُّهُمْ مِنْهُ فَضْلًا # إِنَّ وُجُوْدَ التِّجَانِي فِي الْكَوْنِ سَامِي
Syaikh akan memberikan madad pada mereka dengan kedermawanan # dan karunia dari kucuran nan luhur (Nabi Saw)
Beliaupun memberikan keutamaan pada mereka # sungguh keberadaan Tijany di alam ini nampak
كَيْفَ لَا وَالإِمَامُ أَحْمَدَ قُطْبٌ # ذُوْ جَلَالٍ وَنَحْدَةٍ وَمَقَامِ
وَهُوَ غَوْثٌ حَوَى جَمِيعَ الْمَزَايَا # مَا لَهُ فِي الْمَقَامِ قُطْبٌ مَسَامِي
Bagaimana tidak, Imam Ahmad At-Tijany adalah wali Quthb # yang memiliki kebesaran jiwa, bantuan dan maqam
Beliau adalah wali ghauts nan memiliki semua keistimewaan # tidak ada wali quthb yang menyamai beliau
خَاتِمٌ حَصَّهُ الإِلهُ بِخَيْرٍ # وَاصْطَفَاهُ عَلَى جَمِيعِ الْكِرَامِ
وَاجْتَبَاهُ وَعَمُّهُ بِفُيُوْضٍ # وَعَطَايَا مِنَ الْمَزَايَا عِظَامُ
Beliau adalah penutup, Allah mengkhususkan beliau dengan kebaikan # memilih beliau dengan semua kemuliaan
Allah telah memilihnya dan memberikannya kucuran dan pemberian ilahiyyah yang besar
دُوْنَهَا تَنْتَهِي إِلهِي لِعُلُوّ # وَاسْتِتَارٍ عَنِ الْوَرَى وَاكْتِتَامِ
وَانْتِقَاءِ مِنَ الْمُرَبِّيْنَ طَرًّا # وَارْتِقَاءِ عَنْ مُدْرِكِ الإِفْهَامِ
Selain keluhuran itu, Tuhanku menutup dan menyembunyikan (keistimewaan) beliau dari manusia # Menyeleksi para murobbi dan meningkatkan mereka dari pemahaman umum
هَكَذَا أَنْبَأَنَا النَّبِيُّ فَصَدَّقَ # لَا تَكُنْ مُبْغِضًا لِهَذَا الْإِمَامِ
وَتَبَرَّأُ مِنَ الْبَغِيْضِ دَوَامًا # أَوْ تَهَيَّأْ هَيَّا لِرَشْقِ سِهَامٍ
Inilah yang diberitakan Nabi, maka kami percaya # jangan engkau membenci imam ini
Bebaskanlah dirimu selamanya dari orang-orang yang membenci (beliau) atau # bersiaplah menjadi sasaran anak panah
إِنْ تَقُلْ كَيْفَ ذَاكَ وَهُوَ خَيْرٌ # جَاءَ بَعْدَ الْمَشَايِخِ الْأَعْلَامِ وَأَتَى بَعْدَ كُلَّ قُطْبٍ كَبِيرٍ # هَلْ يَفُوْقُ الْمَأْمُوْرُ قَدْرَ الإِمَامِ
Andai engkau katakan, bagaimana itu bisa terjadi, sedangkan itu perkara baik # perkara ini telah diucapkan oleh para masyayikh terkenal
Setiap wali qutbh yang datangpun (mengabarkannya): apakah yang diperintah akan melebihi kadarnya seorang imam
قُلْتُ فَاقَ النَّبِيُّ وَهُوَ أَخْبَرَ # أَنْبِيَاءَ الْوَرَى أَوْلَى الْإِكْرَامِ
وَأَتَى بَعْدَ كُلَّ قُطْبٍ كَبِيرٍ # هَلْ يَفُوْقُ الْمَأْمُوْرُ قَدْرَ الإِمَامِ
Andai engkau katakan, bagaimana itu bisa terjadi, sedangkan itu perkara baik # perkara ini telah diucapkan oleh para masyayikh terkenal
Setiap wali qutbh yang datangpun (mengabarkannya): apakah yang diperintah akan melebihi kadarnya seorang imam
قُلْتُ فَاقَ النَّبِيُّ وَهُوَ أَخْبَرَ # أَنْبِيَاءَ الْوَرَى أَوْلَى الْإِكْرَامِ
وَحَوَى فَضْلُ رُسُلُ رَبِّي وَأَعْطَى # كُلَّ ذِي رَتْبَةٍ سَمَتِ الْأَنَامِ
Aku katakan, nabi Saw pun melampaui para nabi sebelumnya
Allahlah yang memberikan keutamaan pada utusan-Nya # dan memberikan kedudukan tinggi diantara manusia
لَيْسَ لِلْقُدْرَةِ الْقَدِيمَةِ عَجْزًا # عَنْ مُرَادِ الإِلَهِ ذِي الْإِنْعَامِيَجْتَبِي مَنْ يَشَاءُ فَضْلًا وَجُوْدًا # وَكَذَا الْفَضْلُ لَمْ يَزَلْ فِي انْسِجَامِ
Kemampuan yang lama tidaklah membuatnya lemah # dari keinginan Ilah sang pemberi nikmat
Dia bisa saja memilih siapapun yang dia kehendaki dari bentuk keutamaan dan kedermawanan-Nya # begitu juga bahwa keutamaan tersebut masih terus selaras
خَلَّ نَعْتُ النَّبِيِّ فَهُوَ مُحَالُ # لَا تَقُلْهُ لأَخِتَامَ الْمَقَامِ
يَجْتَبِي مَنْ يَشَاءُ فَضْلًا وَجُوْدًا # وَكَذَا الْفَضْلُ لَمْ يَزَلْ فِي انْسِجَامِ
Kemampuan yang lama tidaklah membuatnya lemah # dari keinginan Ilah sang pemberi nikmat
Dia bisa saja memilih siapapun yang dia kehendaki dari bentuk keutamaan dan kedermawanan-Nya # begitu juga bahwa keutamaan tersebut masih terus selaras
خَلَّ نَعْتُ النَّبِيِّ فَهُوَ مُحَالُ # لَا تَقُلْهُ لأَخِتَامَ الْمَقَامِ
وَتَبَاعُدْ عَنْ فَضْلِ صَحْبِ النَّبِيِّ # وَالسَّوَى جَائِرٌ بِغَيْرِ مَلَامٍ
Melepaskan sesuatu yang ikut Nabi itu perkara yang mustahil # jangan sampai engkau bilang pada beliau, tidak ada penutup maqam tersebut
Menjauhlah dari omongan seputar sahabat nabi, sedangkan yang lainnya boleh nan tidak dicela
لَيْسَ مِنْ حَقِّ الْجِدَالِ وَلَكِنْ # يُنْكِرُ الْفَمُ طَعَمَ مَا لِسَقَامِ
وَكَذَا الْعَيْنُ تُنْكِرُ الضَّوْءَ لِمَا # قَدْ تَكُوْنُ الْجُفُوْنُ مِنْكَ دوامي
Ini bukan haknya berdebat # akan tetapi seringkali lidah menolak makanan ketika sakit
Begitu pula mata seringkali mengingkari cahaya lantaran kelopak matamu yag kabur pandangan
حَيْثُ لَمْ تَكْتَحِلْ بِنُوْرِ اهْتِدَاءِ # وَضِيَاءٍ مِنَ الْعَلِيِّ السَّلَامِ
فَتُبْصِرُ بِعَقْلٍ حُرِّ حَكِيمٍ # كَيْ تَرَى الشَّمْسَ مَا لَهَا مِنْ غَمَامِ
Dimana engkau belum bercelak dengan cahaya hidayah dari Dzat yang Maha luhur dan Pemberi keselamatan
Sehingga engkau bisa melihat dengan akal yang bebas nan bijaksana, agar engkau bisa melihat matahari nan indah dihiasi awan
لَا تُجَادِلْ فِي الْأَوْلِيَاءِ وَسَلَّمْ # تُعْطَ كُلَّ الْمُنَى وَكُلَّ الْمَرَامِ
وَاعْتَقِدْ فِيْهِمْ وَعَظِّمْ حِمَاهُمْ # قَبْلَ تَوْتِيْرِ ذِي قُوسٍ دَامَ
Janganlah engkau mendebat seputar para wali Allah, berserah dirilah tentang mereka # niscaya Allah akan memberimu segala cita-cita dan keinginan
Tanamkanlah kepercayaanmu pada mereka dan muliakan kehormatan mereka sebelum busur dipasangkan
بَشِّرِ الْخَائِضِينَ فِيْهِمْ بِحَرْبٍ # وَازْدِيَادِ الْبَلَاءِ وَالْأَسْقَامِ فِي حَيَاةٍ وَمِثْلُ ذَا فِي مَمَاتٍ # مَنْ قَوِيَ فِي بَطْشِهِ ذِي انْتِقَامِ
Berilah kabar gembira pada mereka yang tenggelam mendebat para wali Allah dengan adanya perang # dan tambahan cobaan lagi derita
Di kehidupan ini dan juga disaat mati nanti dari Dzat yang Maha kuat cengkraman-Nya lagi Maha membalas
رَبِّ إِنِّي صَدَّقْتُ كُلَّ وَلِيٌّ # وَتَقِي وَكُلَّ قُطْبٍ هَمَامٍ
فِي حَيَاةٍ وَمِثْلُ ذَا فِي مَمَاتٍ # مَنْ قَوِيَ فِي بَطْشِهِ ذِي انْتِقَامِ
Berilah kabar gembira pada mereka yang tenggelam mendebat para wali Allah dengan adanya perang # dan tambahan cobaan lagi derita
Di kehidupan ini dan juga disaat mati nanti dari Dzat yang Maha kuat cengkraman-Nya lagi Maha membalas
رَبِّ إِنِّي صَدَّقْتُ كُلَّ وَلِيٌّ # وَتَقِي وَكُلَّ قُطْبٍ هَمَامٍ
جَاعِلًا حُبُّهُمْ حَيَاتِي وَقُوَّتِي # رَاعِيًا قَدْرَهُم بِعَيْنِ احْتِرَامِ
Rabb, sungguh aku telah percaya pada setiap wali # orang bertakwa dan setiap wali quthub yang luhur
Aku jadikan kecintaanku pada mereka di kehidupan ini # sebagai kekuatan untuk senantiasa menjaga kemuliaan mereka dengan pandangan penghormatan
غَيْرَ أَنَّ ابْنَ سَالِمٍ هُوَ كَهْفِي # وَحَبِيْبِي وَعُدَّتِي وَمَرَامِي وَالتَّجَانِي مُمِدُّ رُوْحِي وَشَيْخِي # وَمَلَاذِي وَعُمْدَتِي وَإِمَامِي
Terlebih bahwa Bin Salim dialah tempat berlindungku, orang yang kucinta, saranaku (menuju Allah) dan dambaanku
Syaikh At-Tijany adalah sosok yang memberikan madad ruhku, beliau adalah Syaikhku # tempat kuberlindung, tempat ku bersandar dan imamku
فِي هَوَاهُ الْمُطَاعُ طَاوَعْتُ غَنِّى # فَبَلَغْتُ الْمُنَى بِهَذَا الإِمَامِ
وَعَلَيْهِ فَصِرْتُ نَفْسِي دَوَامًا # وَعَلَى بَابِهِ ضَرَبْتُ خِيَامِي
Pada beliau yang kutaati, hasratku tunduk # maka akupun menggapai cita-citaku dengan imam ini
Dengan demikian jiwakupun senantiasa terikat dengan beliau # dan didepan pintu beliaulah kudirikan tendaku
إِنْ يَكُنْ رَاضِيًا فَذَلِكَ فَوْزِى # وَرَجَائِي وَمَنِيَّتِي وَاغْتِنَامِي
بِحُلِّ عَبْدِ الإِلَهِ يَرْجُو امْتِنَانًا # بِجَمِيعِ الْمُنَى وَحُسْنِ الْخِتَامِ
Andai beliau ridha (padaku) itulah keberhasilanku # harapanku, cita-citaku dan perolehanku
Dengan ikatan hamba Allah berharap karunia-Nya # untuk tergapainya semua cita-cita dan husnul khatimah
