You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Wasiat Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu Untuk Muqaddam Thariqah At-Tijaniyah

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Wasiat Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra Untuk Muqaddam

Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra pemah menuliskan wasiat terkait dengan ragam rukun muqaddam, sebagai berikut: “Aku wasiatkan bagi muqaddam yang memberikan wiridan, agar ia memaafkan kesalahan ikhwan, agar ia membentangkan maafnya bagi setiap kesalahan, agar ia menghindari kedengkian dalam diri dan senantiasa berusaha memperbaiki orang-orang disekitarnya, dan juga wajib memperbaiki kedengkian sebagian ikhwan pada sebagian yang lainnya, apabila menyala api permusuhan di antara mereka hendaknya ia memadamkannya. Hendaknya ia mengusahakan itu hanya mengharap ridha Allah semata dan bukan karena urusan lainnya. Hendaknya ia (seorang muqaddam) itu melarang orang yang ia lihat melakukan adu domba, hendaknya ia melarang orang tersebut dengan penuh kasih sayang dan kata-kata yang lunak. Hendaknya ia (seorang muqaddam) itu ber-mu’amalah kepada mereka dengan penuh kasih sayang, mempermudah urusan mereka, tidak menolaknya dan juga tidak mempersulit mereka dalam setiap perkara yang diperintahkan dan juga dilarang bagi mereka terkait beragam hak Allah dan juga hak ikhwan, dengan memperhatikan sabda Rasulullah Saw,

يَسِّرُوا وَلَا تُعَسِّرُوا وَبَشِّرُوا وَلَا تُنَفِّرُوا

‘Permudahlah dan jangan mempersulit, berikanlah kabar gembira dan jangan malah menakut-nakuti’. (Al Hadits).

Hendaknya ia (muqaddam) menghindarkan diri dari membebani urusan dunia mereka (para ikhwan), jangan ia tertarik pada harta milik mereka dengan meyakini bahwa Allahlah Yang Maha memberi, Yang Maha Menghalangi, Al Hafidh, Ar-Rafi’. Hendaklah yang menjadi fokus dirinya terhadap para ikhwan dalam hal harta mereka pada sikap boros mereka. Jangan meminta pada mereka agar mereka memberikan sesuatu, baik itu sedikit maupun banyak, kecuali jika diri mereka memang tulus ikhlas memberikannya tanpa perlu meminta pada mereka, sebab semua pemikiran manusia dominannya terfokus pada perkara ini (perkara harta).

Wasiat Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra ini kiranya sudah cukup untuk mendefinisikan keahlian dalam thariqah At-Tijaniyyah yang disyaratkan, sebagaimana inipun mengandung mayoritas perkara yang dipinta dari seorang muqaddam. -Semoga Allah senantiasa memberikan kita hidayah pada jalan yang lurus.-

Sumber : BUKU FATHURRABBANI (FATHURRABBANI FIMA YAHTAJU ILAIHI MURID TIJANY) SYAIKH MUHAMMAD ATH-THASFAWI AT-TIJANY