You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Sifat Murid Tijany 18. Al Hurriyyah

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Sifat Murid Tijany 18. Al Hurriyyah

Al Hurriyyah (kebebasan) adalah keluar dari penghambaan terhadap alam semesta dengan memutuskan semua kaitan dan segala kepentingan selain Allah Swt.

Tingkatan kebebasan:

Pertama, Kebebasan umum: Kebebasan dari penghambaan syahwat

Kedua, Kebebasan khusus: Kebebasan dari penghambaan ragam keinginan lantaran fana-nya mereka dari keinginan diri menuju keinginan Rabb mereka

Ketiga, Kebebasan super khusus: Kebebasan dari penghambaan ragam gambaran dan jejak lantaran tenggelamnya mereka pada tajalli cahaya Allah Swt.

Dalam sebuah hadits disebutkan,

إِنَّمَا يَكْفِي أَحَدُكُمْ مَا قَنَعَتْ بِهِ نَفْسُهُ وَإِنَّمَا يَصِيرُ إِلَى أَرْبَعَةِ أَذْرُعٍ فِي سَبْعٍ وَإِنَّمَا يُرْجَعُ الْأَمْرُ إِلَى آخِرِهِ

“Sesungguhnya yang membuat salah seorang diantara kalian senantiasa merasa cukup adalah jiwa yang qana’ah, sungguh seseorang akan kembali pada 4 dikali 7 lengan (liang kuburan), dimana perkaranya dikembalikan pada akhir penghujung hidupnya.”

Imam Al Qusyairi pernah mengatakan, “Kebebasan itu adalah ketika seorang hamba tidak dibawah penghambaan terhadap makhluk, dia juga tidak dikuasai oleh ragam kerajaan.”

Ciri kebebasan dalam diri seseorang adalah ketika kalbunya tidak lagi mampu membedakan antara ragam perkara, sehingga baginya kemudharatan pun dianggap biasa.

Haritsah pernah berkata kepada Rasulillah Saw, “Aku telah membuat diriku membujang dari dunia, sehingga bagiku batu dan emas pun sama.”

Al Hafi pernah mengatakan, “Barangsiapa yang ingin merasakan kebebasan dan beribadah dengan rilex, maka hendaknya dia mensucikan tujuan antara dirinya dengan Allah Swt.”

Dalam Risalah Al Qusyairiyyah disebutkan, “Ketahuilah bahwa paling besarnya kebebasan ada pada khidmah kepada fuqara.” Aku pernah mendengar Abu Ali Ad-Darqaq pernah mengatakan, “Allah telah mewahyukan kepada nabi Daud As, ‘Apabila engkau melihat ada yang menjadi muridku, maka jadilah engkau khadim-nya.”

Nabi Saw pernah bersabda,

سَيِّدُ الْقَوْمِ خَادِمُهُمْ

“Pemimpin kaum adalah pembantu mereka.”

Yahya bin Mu’adz Ar-Razi pernah mengatakan, “Anak-anak dunia akan dilayani oleh budak wanita dan budak laki-laki, sementara anak-anak akhirat akan dilayani oleh para bidadari dan malaikat.”

Sumber : BUKU 40 SIFAT MURID TIJANY (AL QAUL AS-SADID FI SHIFAT AL MURID) SYAIKH MUHAMMAD BIN MUHAMMAD AL HAJUJI AT-TIJANY