You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Sifat Murid Tijany 30. Al Mahabbah

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Sifat Murid Tijany 30. Al Mahabbah

Mahabbah adalah kondisi jiwa yang mulia, yang dengannya Allah Swt bersaksi pada seorang hamba dan Dia kabari kecintaan-Nya kepada hamba tersebut.

Para ulama berbeda pendapat tentang definisi mahabbah ini:

Ada ulama yang mengatakan, “Mahabbah adalah kecondongan terus menerus dengan kalbu yang bingung.”

Ada pula yang mengatakan, “Mahabbah adalah mendahulukan Dzat yang dicinta (Allah) daripada yang di-shuhbahi (manusia).”

Ada lagi ulama yang mengatakan, “Mahabbah adalah mencocoki Dzat yang dicinta (Allah) dalam keadaan nyata dan tersembunyi.”

Selain itu ada juga ulama yang mengatakan, “Mahabbah adalah rasa takut meninggalkan hak-hak Allah yang wajib dilaksanakan dengan konsistensi berkhidmah (kepada-Nya).”

Abu Yazîd Al Busthâmi pernah mengatakan, “Mahabbah adalah membelenggu banyak perkara dari jiwamu dan memperbanyak perkara yang sedikit dari yang engkau cintai (Allah).”

Sahnun pernah mengatakan, “Orang-orang yang cinta Allah Swt pergi dengan kecintaan dunia dan akhirat, karena Nabi Saw bersabda,

الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ

“Seseorang kelak bersama orang yang dicintainya’, merekalah orang-orang yang senantiasa bersama Allah Swt.”

Allah telah mewahyukan kepada nabi Isa As, “Sungguh jika Aku lihat kalbu seorang hamba dan Aku tidak temui cinta dunia dan akhirat didalam dirinya, maka Aku isi dengan kecintaan-Ku.”

Disebutkan dalam sebagian kitab yang pernah Allah Swt turunkan, “Engkau adalah hambaku, engkau pun mempunyai hak selaku pecinta, maka dengan hak-Ku jadilah engkau orang yang mencintai-Ku.”

Allah Swt pernah mewahyukan kepada Daud As, “Wahai Daud, Aku telah haramkan masuknya kecintaan-Ku dan kecintaan pada selain-Ku pada banyak kalbu.”

Sumber : BUKU 40 SIFAT MURID TIJANY (AL QAUL AS-SADID FI SHIFAT AL MURID) SYAIKH MUHAMMAD BIN MUHAMMAD AL HAJUJI AT-TIJANY