
Elsubha.com – Karomah Sayyidi Syekh Ahmad Tijani radhiyallahu ‘anhu (059)
Pada artikel ini, kami mencoba menyebutkan contoh dari karomah yang Allah Swt anugerahkan kepada Sayyidi Syaikh Abul ‘Abbas Ahmad At-Tijany Ra.- Aku pun ridho kepada beliau dan semoga kita pun mendapat keridhoan beliau.-
Suatu ketika Sayyidi Muhammad Az-Zain Ash Shahrawi Ra pergi ke gurun pasir setelah sebelumnya membeli beragam kebutuhan untuk kerabatnya, kemudian ia meletakkan barang-barang itu di atas sebuah baghato lalu melakukan perjalanan bersama satu orang.
Ketika ia berada di tengah jalan dan orang yang bersamanya tadi berjalan lebih dahulu, barang-barang bawaan itu jatuh dan hewan tunggangannya pun berlari, ia pun bingung dengan kejadian tersebut; jika la mengikuti hewan tungangan itu, maka barang-barang tersebut pun takut hilang, sementara jika ia terus bersama barang-barang itu, maka hewan tungangannya itupun semakin berlari menjauh dan ia juga tidak mampu membawa semua barang-barang tersebut.
Ketika kondisinya demikian, iapun ber-istighatsah dengan (kemuliaan yang ada pada Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra), ketika itu tidak ada orang yang berjalan pergi maupun yang kembali ke kampung halamannya, tiba-tiba ada lelaki datang dengan menunggangi hewan, lelaki itu pun berhenti dan menanyakan kondisinya, ia pun mengabarkan bahwa hewan tunggangannya telah kabur, lelaki itu spontan berkata, “Aku tidak datang kepadamu kecuali ingin membawa mu beserta barang-barangmu,” diapun pergi membawanya sampai suatu tempat tujuan, Lalu Sayyidi Muhammad Az-Zain Ash-Shahrawi Ra menurunkan barang-barang bawaannya, ketika ia menoleh, ia tidak lagi melihat kemana orang itu pergi.
Sayyidi Muhammad Az-Zain teringat akan hewan tunggangannya dan apa yang sudah terjadi, iapun memohon kepada Allah agar Allah Swt mengembalikan hewan tunggangannya tersebut dengan keberkahan Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra.
Ketika malam hari tiba dan ia berada di dalam rumahnya, ia mendengar bunyi kaki hewan di kandang, iapun keluar untuk melihatnya dan nyatanya ia mendapati hewan tunggangannya itu sudah kembali dan tidak ada orang bersama hewan tersebut. Ia pun memuji Allah atas peristiwa tersebut, itu semua terjadi lantaran keberkahan Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra.
Baghal merupakan peranakan kuda dengan keledai (Pent).
